Breaking News:

Marak Parkir Liar di Jalan Pasar Kembang, Dishub Kota Yogyakarta: Puluhan Kendaraan Kita Tertibkan 

Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta menegaskan telah melakukan penindakan terhadap deretan kendaraan bermotor yang parkir sembarangan di Jalan Pasar

Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Kurniatul Hidayah
Twitter @nurudinwriter
Trotoar Jalan Pasar Kembang, Kota Yogyakarta, yang tampak dipenuhi kendaraan bermotor pada akhir pekan lalu. 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta menegaskan telah melakukan penindakan terhadap deretan kendaraan bermotor yang parkir sembarangan di Jalan Pasar Kembang selama akhir pekan lalu.

Tak tanggung-tanggung, puluhan moda transportasi terjaring operasi. 

Kabid Pengendalian Operasional Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta, Asung Waluyo mengatakan, pada Sabtu-Minggu silam, pihaknya menggelar operasi gabungan, bersama TNI dan Polri, menyasar kendaraan-kendaraan yang parkir di lokasi terlarang di sepanjang Jalan Pasar Kembang. 

Baca juga: Sebagian Masyarakat Masih Pilih-pilih Jenis Vaksin, Sri Sultan HB X: Tidak Perlu Seperti Itu

"Kemarin ada sekitar 20 unit mobil yang kita tertibkan ya, sepanjang jalan dari timur ke barat. Kemudian, ada 4 mobil yang ditilang, karena saat kita operasi, supir, atau pemilik mobilnya di sana," katanya, Senin (22/11/2021). 

Menurut Asung, penilangan dilakukan kepolisian, sesuai dengan kewenangannya.

Namun, ia menandaskan, besaran denda yang harus dibayarkan, berkisar antara Rp 75 ribu, hingga Rp 100 ribu.

Hanya saja, kendaraan yang sudah ditinggal pemiliknya, lepas dari jerat denda. 

"Jadi, cuma ditempeli stiker, kita sampaikan, bahwa anda melalukan pelanggaran. Sebenarnya kita tunggui juga, tapi kemarin pemilik mobilnya tidak datang-datang, sehingga kami cuma bisa menempeli stiker," jelasnya. 

"Lagipula, pelanggaran itu kan tetap dicatat ya, kami punya catatannya. Kalau bolak-balik mobil itu nggak jera, tetap melanggar lagi, kita gembosi," imbuh Asung. 

Bukan isapan jempol belaka, ia menyampaikan, langkah tegas tersebut pernah diterapkannya beberapa waktu lalu.

Termasuk bagi deretan sepeda motor yang parkir sembarang di sepanjang kawasan Jalan Pasar Kembang.

Baca juga: Penjelasan Kejari Sleman Soal Isu Kekerasan yang Menimpa Tahanan Titipan oleh Oknum

"Kami pernah melakukan penggembosan itu, kendaraan-kendaraan di sana (yang parkir sembarangan) kita gembosi satu per satu, itu pernah dilakukan," ujarnya. 

Walau begitu, berdasar hasil operasi gabungan pada akhir pekan lalu, Dinas Perhubungan tidak menjumpai juru parkir liar yang diduga mengarahkan para wisatawan untuk parkir di lokasi terlarang tersebut.

Oleh sebab itu, pihaknya pun hanya bisa menindak para pemilik kendaraan saja. 

"Kemarin nggak ada jukirnya, jadi cuma penggembosan ban, atau kalau ada orangnya, ya ditilang. Jadi, di situ nggak ada jukirnya. Tapi, kembali lagi ke personnya, mungkin dia main kucing-kucingan," pungkasnya. (aka)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved