World Superbike
Sirkuit Mandalika Diguyur Hujan, Penonton Bubar
Balapan World Superbike di Sirkuit Pertamina Mandalika, yang seharusnya dilaksanakan Sabtu, ditunda dan dilanjutkan hari ini, Minggu (21/11/2021)
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Mona Kriesdinar
TRIBUNJOGJA.COM, LOMBOK - Balapan World Superbike (WSBK) di Sirkuit Pertamina Mandalika yang seharusnya dilaksanakan kemarin, ditunda dan akan dilanjutkan hari ini, Minggu (21/11/2021). Cuaca hujan membuat race 1 WSBK yang harusnya dimulai pukul 15.00 WITA, batal digelar.
Penyelenggara balapan, dalam hal ini Dorna dan Mandalika Grand Prix Association (MGPA) memutuskan, race 1 WSBK dijadwalkan ulang hari ini. Pengumuman tersebut disampaikan melalui layar monitor di tribun penonton.
Race 1 WSBK dijadwalkan pukul 11.00 WITA. Kemudian, race 3 Idemitsu Asia Talent Cup (IATC), pukul 12.30 WITA. Sementara jadwal untuk race 2 WSBK dan Supersport World Championship (WorldSSP), yang semestinya digelar hari ini, belum diputuskan waktu balapannya.Tertulis dalam layar monitor di tribun, ”WorldSBK dan WorldSSP Race 2 Confirmed.”
Dengan kepastian tersebut, para penonton yang sudah siap menyaksikan aksi Toprak Razgatlıoğlu dan Jonathan Rea, terpaksa membubarkan diri. Tapi, sebagian lagi memilih berfoto di sirkuit yang baru diresmikan ini. Sebagian lagi, pulang.
Tapi Dominique Aegerter, juara dunia Supersport World Championship (WorldSSP) dari tim Ten Kate Racing Yamaha memanfaatkan momen itu dengan berhujan-hujanan. Di depan paddock timnya, Dominique membuka baju, lalu mandi di bawah guyuran hujan deras.
Dia tampak senang dan menikmati hujan tersebut. Sementara, kru tim memberikannya sabun layaknya orang mandi menggunakan shower.
Kepada wartawan yang menyapanya, Dominique Aegerter berharap, cuaca hari ini akan labih baik dari kemarin, sehingga balapan bisa digelar. Pada ajang balap bergengsi ini, sirkuit yang memiliki nama resmi Pertamina Mandalika Internasional Street Circuit telah menyita perhatian publik, termasuk para pembalap internasional.
Sirkuit yang memiliki total 17 tikungan ini memiliki daya tarik tersendiri, selain letaknya yang berdekatan dengan pesisir Pantai Mandalika, arena balap ini juga dinilai memiliki trek lintasan yang selalu menantang. Hal itu disampaikan pembalap Alvaro Bautista asal Spanyol yang bergabung dalam Honda Racing Corporation (HRC) Team.
"Aku suka sekali dengan treknya, aku juga selalu merasa tertantang dengan lintasan baru," kata Bautista saat meet and greet bersama pembalap motor Honda lainnya, Jumat (19/11/2021) lalu.
Adapun tantangan yang dimaksud Bautista, yakni banyaknya tikungan dalam lintasan balap ini yang membutuhkan kecepatan. Atas hal itu, peraih juara dunia MotoGP kelas 125 cc pada 2006 ini mengaku, sangat menyukai sirkuit yang menjadi kebanggaan Indonesia tersebut.
"Di sini, banyak tikungan yang membutuhkan kecepatan, saya sangat menyukai sirkuitnya," beber Bautista.
Kendati begitu, mengingat Indonesia merupakan negara tropis serta letak sirkuit yang berada di dekat pantai, Bautista menilai, jika sirkuit yang memiliki panjang lintasan 4,31 km itu berhawa panas. "Sirkuit ini terasa sangat panas, tapi juga unik," ucapnya.
Tak hanya kepada arena balapnya, pembalap berusia 36 tahun itu juga mengaku, menyukai penggemar dan masyarakat di Indonesia. Tak terkecuali terhadap gaya dan budaya orang Indonesia.
"Saya suka penggemar di sini. Jadi, selain trek, saya juga menyukai orang-orang Indonesia," ucapnya. (Tribun Network)
Baca Tribun Jogja edisi Minggu (21/11/2021) halaman 01
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/sirkuit-banjir.jpg)