Syarat-syarat Taubat Nasuha dan Tata Cara Salat Taubat

Taubat adalah sikap menerima dengan setulus hati apa kesalahan yang diperbuat dan menyesalinya dan Salat Taubat dan Taubat Nasuha

Tayang:
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Iwan Al Khasni
via mobtada.com
Ibadah Salat Taubat adalah wujud penghambaan manusia terhadap Tuhannya 

3. Berjuang dengan sepenuh tenaga untuk istiqomah di jalan hidup yang baru.

4. Meminta maaf kepada sesama manusia, jika kesalahan itu terkait hubungan kita dengan sesama.

Sholat taubat sendiri hukumnya sunnah, berdasarkan hadist dari Abu Bakar ra., Rasulullah SAW bersabda,

“Tidaklah seorang hamba melakukan shalat dua rakaat kemudian meminta ampun kepada Allah, kecuali Allah akan mengampuninya.”Kemudian beliau membaca ayat ini.

وَٱلَّذِينَ إِذَا فَعَلُوا۟ فَٰحِشَةً أَوْ ظَلَمُوٓا۟ أَنفُسَهُمْ ذَكَرُوا۟ ٱللَّهَ فَٱسْتَغْفَرُوا۟ لِذُنُوبِهِمْ وَمَن يَغْفِرُ ٱلذُّنُوبَ إِلَّا ٱللَّهُ وَلَمْ يُصِرُّوا۟ عَلَىٰ مَا فَعَلُوا۟ وَهُمْ يَعْلَمُونَ

Wallażīna iżā fa'alụ fāḥisyatan au ẓalamū anfusahum żakarullāha fastagfarụ liżunụbihim, wa may yagfiruż-żunụba illallāh, wa lam yuṣirrụ 'alā mā fa'alụ wa hum ya'lamụn

“Dan (juga) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menganiaya diri sendiri, mereka ingat akan Allah, lalu memohon ampun terhadap dosa-dosa mereka dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain dari pada Allah? Dan mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya itu, sedang mereka mengetahui.” (QS. Ali Imron : 135) (HR. Tirmidzi)

Waktu Pelaksanaan Salat Taubat

Salat Taubat termasuk Salat sunnah yang dikerjakan hanya apabila ada kejadian-kejadian tertentu yang menjadi penyebabnya.

Niat

Niat Salat Taubat adalah dengan menghadirkan keinginan untuk taubat dari berbagai kesalahan terlebih dahulu

lantas berwudu dan shalat 2 rakaat

أُصَلِّى سُنَّةَ التَّوْبَةِ رَكْعَتَيْنِ لِلهِ تَعَالَى

Ushalli Sunnatat Taubati Rak’ataini Lillahi Ta’ala

Saya niat salat sunnah taubat dua rakaat karena Allah.

Tata cara salat taubat dilakukan seperti salat pada umumnya.

Beberapa hal yang membedakan hanyalah pada niat penyebab ingin bertaubat.

Bersuci secara benar dan bagi yang sedang dalam keadaan kafir dianjurkan mandi besar. ( Mg | Ahmad Muhaimin Nurrudin)

 

 

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved