Tata Cara Mendirikan Salat Gerhana Bulan Lengkap Beserta Doa dan Zikirnya
Salat adalah amalan sunnah yang dianjurkan saat terjadi fenomena gerhana bulan. Hal itu karena gerhana bulan adalah bukti kekuasaan Allah SWT.
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Mona Kriesdinar
TRIBUNJOGJA.COM – Salat adalah amalan sunnah yang dianjurkan saat terjadi fenomena gerhana bulan.
Hal itu merupakan suatu bentuk kekaguman kita akan gerhana bulan yang menjadi salah satu bukti kekuasaan Allah SWT.
Rasulullah SAW bersabda,
إِنَّ الشَّمْسَ وَالْقَمَرَ آيَتَانِ مِنْ آيَاتِ اللَّهِ لَا يَخْسِفَانِ لِمَوْتِ أَحَدٍ وَلَا لِحَيَاتِهِ فَإِذَا رَأَيْتُمْ ذَلِكَ فَادْعُوا اللَّهَ وَكَبِّرُوا وَصَلُّوا وَتَصَدَّقُوا
Artinya: "Sesungguhnya matahari dan bulan adalah dua tanda dari tanda-tanda kebesaran Allah, dan tidak akan mengalami gerhana disebabkan karena mati atau hidupnya seseorang. Jika kalian melihat gerhana, maka banyaklah berdoa kepada Allah, bertakbirlah, dirikan shalat dan bersedekahlah." (HR. Bukhari)
Gerhana bulan parsial terpanjang abad ini akan terjadi pada hari Jumat (18/11/2021).
Baca juga: Daftar Wilayah yang Bisa Saksikan Gerhana Bulan Terlama pada Jumat 19 November 2021
Rasulullah SAW mengajarkan kepada umat Islam agar menghadirkan rasa takut kepada Allah SWT ketika gerhana terjadi, baik gerhana bulan maupun matahari.
Salah satunya dengan mengerjakan salat gerhana.
Salat gerhana dapat dilakukan secara sendirian maupun berjamaah di rumah, masjid, atau lapangan.
Bagaimana cara melakukannya?
Berikut adalah tata cara, doa, dan dzikir salat gerhana bulan:
Melansir dari kemenag, salat gerhana dilakukan dengan 2 rakaat dengan jumlah ruku’, iktidal, dan Al-Fatihah sebanyak 4 kali.
Tata Cara Salat Gerhana Bulan
1. Berniat di dalam hati
Niat salat gerhana berjamaah
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/gerhana-bulan-ilustrasi.jpg)