Berita Klaten Hari Ini
Semua Pemilik Warung Apung Rawa Jombor Klaten Bongkar Warungnya Secara Mandiri
Hingga saat ini 70 persen material warung apung yang ia punya sudah dibongkar dan sudah naik ke daratan.
Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Seluruh pengelola warung apung di waduk Rawa Jombor yang berada di Desa Krakitan, Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah telah membongkar warungnya.
Namun, hingga saat ini proses pembongkaran warung apung yang dilaksanakan secara mandiri itu masih terus berlangsung sejak beberapa pekan terakhir.
"Saya sudah lima hari membongkar warung apung saya, memang agak lama karena terkendala cuaca juga yang sering hujan tiba-tiba," ujar seorang pemilik warung apung, Sutomo saat Tribunjogja.com temui di Rawa Jombor, Jumat (19/11/2021).
Ia mengatakan, hingga saat ini 70 persen material warung apung yang ia punya sudah dibongkar dan sudah naik ke daratan.
Baca juga: Warung Apung Rawa Jombor Klaten Mulai Dibongkar, Pengelola Berharap Hal Ini Tidak Terjadi
Sutomo pun menargetkan jika proses pembongkaran warung apung miliknya rampung dalam 5 hari ke depan.
"Mudah-mudahan cuaca cerah dan tidak ada kendala, jadi saya perkirakan 5 hari lagi ini sudah selesai," ucap dia.
Diakui Sutomo, dari 21 warung apung yang ada di Rawa Jombor, semuanya sudah dibongkar oleh pemiliknya.
Hanya saja, yang pembongkaran warungnya rampung hingga 100 persen baru tiga warung apung saja.
Belasan warung apung lainnya persentase pembongkaran mencapai, 70 persen dan 30 persen.
"Proses pembongkaran ini memang butuh waktu karena pemilik warung apung membongkar warungnya secara mandiri dan pekerja yang dilibatkan secara terbatas," jelasnya.
Menurut Sutomo, dari 21 pengelola warung apung yang ada 11 pemilik memilih untuk pindah ke plaza kuliner yang disiapkan oleh pemerintah.
Baca juga: Alat Berat Mulai Bekerja di Rawa Jombor, Bupati Klaten Sri Mulyani Sampaikan Hal Ini
Sementara, 10 pemilik warung apung memilih untuk beralih fungsi menjadi tempat pemancingan.
"Kalau saya lebih memilih beralih ke kolam pemancingan kalau pindah ke plaza kuliner saya nggak minat," ucapnya.
Ia pun berharap proses penataaan revitalisasi Rawa Jombor rampung sesuai dengan jadwal uang diagendakan.
Sebab, jika proses revitalisasi molor tentu bakal mengganggu perekonomian warga sekitar dalam jangka waktu yang lama.
"Harapannya ya semoga segera selesai revitalisasinya secepatnya," imbuhnya. ( Tribunjogja.com )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/semua-pemilik-warung-apung-rawa-jombor-klaten-bongkar-warungnya-secara-mandiri.jpg)