Berita Gunungkidul Hari Ini
Gandeng Kemenag, Pemkab Gunungkidul Luncurkan Pojok Wakaf Uang Digital
Pada tahap awal Pojok Wakaf Uang Digital akan dihadirkan di Kantor Urusan Agama (KUA) Kapanewon Rongkop.
Penulis: Alexander Aprita | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul belum lama ini meluncurkan program Pojok Wakaf Uang Digital.
Pelaksanaannya menggandengan Kementerian Agama (Kemenag) Gunungkidul hingga BTN Syariah Yogyakarta.
Kepala Kemenag Gunungkidul, Sa'ban Nuroni menjelaskan Pojok Wakaf Uang Digital merupakan upaya mendorong masyarakat melakukan wakaf.
"Pojok Wakaf Uang Digital kami kembangkan mengikuti perkembangan tekonologi yang dinamis," jelas Sa'ban pada wartawan, Rabu (17/11/2021).
Baca juga: Hari Kesehatan Nasional, Dinkes Gunungkidul Diganjar 2 Penghargaan Kemenkes RI
Menurutnya, wakaf dalam bentuk digital akan semakin memudahkan dan menguntungkan masyarakat.
Apalagi wakaf bertujuan untuk mewujudkan kesejahteraan dan mengentaskan kemiskinan.
Sa'ban mengatakan di tahap awal Pojok Wakaf Uang Digital akan dihadirkan di Kantor Urusan Agama (KUA) Kapanewon Rongkop.
Nantinya program ini akan tersedia di seluruh KUA di Gunungkidul.
"Kami harap program ini bisa dikenal dan dimanfaatkan secara lebih luas oleh warga Gunungkidul," ujarnya.
Bupati Gunungkidul Sunaryanta memandang kehadiran Wakaf Uang Digital akan mampu menangani permasalahan sosial di masyarakat.
Termasuk memberikan pemahaman tentang bentuk wakaf.
Sebab masyarakat dinilai masih menganggap wakaf berupa tanah ataupun gedung.
Baca juga: Hari Pahlawan, Bupati Gunungkidul Ajak Warga Wujudkan Cita-cita Pahlawan
Itu sebabnya, ia mengatakan kehadiran Wakaf Uang Digital ini perlu diapresiasi tinggi.
"Sosialisasi diperlukan agar masyarakat terdorong untuk berwakaf, apalagi ini bisa dilakukan dengan cepat dan mudah," kata Sunaryanta.
Sebagai Lembaga Keuangan Syariah-Penerima Wakaf Uang, Kepala BTN Syariah Yogyakarta Shesarita Wulandari mengatakan pihaknya akan terus bekerjasama dengan pemangku kepentingan.
Kerjasama dibutuhkan untuk meningkatkan pertumbuhan wakaf uang. Sekaligus meningkatkan literasi dan edukasi terkait penerimaan wakaf uang ini.
"Kami yakin Gunungkidul memiliki potensi yang luar biasa untuk wakaf uang ini," kata Shesarita lewat keterangannya.( Tribunjogja.com )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/gandeng-kemenag-pemkab-gunungkidul-luncurkan-pojok-wakaf-uang-digital.jpg)