Breaking News:

Operasi Zebra Candi di Klaten Dilaksanakan Selama 14 Hari

Polres Klaten mulai menggelar operasi Zebra Candi 2021 di wilayah hukumnya mulai Senin (15/11/2021) ini. Operasi yang menindak sejumlah

Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Kurniatul Hidayah
Dok Humas Polres Klaten
Wakapolres Klaten Kompol Sumiarta saat memasang pita operasi zebra candi 2021 sebagai pertanda dimulainya kegiatan itu, Senin (15/11/2021). 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Polres Klaten mulai menggelar operasi Zebra Candi 2021 di wilayah hukumnya mulai Senin (15/11/2021) ini.

Operasi yang menindak sejumlah pelanggaran oleh pengguna kendaraan ini akan berlangsung selama 14 hari hingga Minggu (28/11/2021) mendatang.

Apel gelar pasukan menandai dimulainya Operasi Zebra Candi 2021 di wilayah Kabupaten Klaten itu. Apel yang dilaksanakan di halaman depan Mapolres tersebut.

Baca juga: Pelaku Kasus Sate Sianida Dituntut Pasal Pembunuhan Berencana, Hukuman 18 Tahun Penjara

Wakapolres Klaten Kompol Sumiarta, mengatakan bahwa operasi itu melibatkan 85 personel gabungan dan bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan serta disiplin masyarakat dalam berlalu lintas dan protokol kesehatan terkait Covid-19.

"Pada pelaksanaan operasi Zebra Candi tahun 2021 kali ini, tidak berorientasi pada penegakan hukum lalu lintas semata. Akan tetapi pelaksanaan kegiatan diarahkan pada pola preemtif dan preventif," ujarnya.

Ia menambahkan, Operasi Zebra Candi ini diharapkan juga dapat mewujudkan situasi lalu lintas yang aman, selamat, tertib dan lancar sehingga dapat mendukung pertumbuhan ekonomi.

Sementara itu Kasat Lantas Polres Klaten AKP Muhammad Fadhlan menambahkan bahwa Operasi Zebra Candi akan dilaksanakan mulai 15-28 November 2021.

"Dengan situasi seperti ini yang di beberapa tempat sudah ada kelonggaran. Kami diberi tugas untuk mengingatkan masyarakat. Walaupun liburan, makan bersama dan lainnya, covid ini belum hilang apalagi varian baru itu tetap ada," katanya.

Ia mengatakan, pihaknya akan berfokus pada pencegahan laka lantas. Penindakan akan dilakukan terhadap pelanggaran yang berpotensi menimbulkan laka lantas dan fatalitas tinggi seperti penggunaan helm, truk yang membahayakan ataupun bus yang ugal-ugalan.

Baca juga: Mulai Senin Ini Polres Kulon Progo Gelar Operasi Zebra Selama 14 hari

"Akan kita lakukan penindakan menggunakan program dari dirlantas yaitu E-TLE dan Kopek. Selama covid, 2 tahun ini memang kita mengendurkan penindakan. Namun beberapa minggu terakhir ini kami juga sedikit atensi terhadap penindakan karena angka kecelakaan cukup tinggi," urainya.

Tak hanya itu, koordinasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Klaten dan stakeholder terkait juga akan dilakukan.

"Upaya ini dimaksudkan agar dapat mencegah segala hal yang dapat menimbulkan kecelakaan lalu lintas," tandasnya. (Mur)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved