Hikmah Shalat Sunah Tahiyatul Masjid Dua Rakaat
Jika salah seorang di antara kalian masuk masjid, maka janganlah duduk sebelum salat dua rakaat”
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Iwan Al Khasni
Imam an nawawi berkata; bahwa sebagian yang lain mengibaratkannya dengan memberi salam kepada pemilik masjid.
Maksud dilakukannya shalat tahiyatul masjid adalah mendekatkan diri kepada Allah bukan kepada masjid.
Sebab seseorang yang masuk ke rumah orang lain yang diberi salam adalah pemilik bukan rumahnya.
Nabi Muhammad SAW Bersabda: diriwayatkan dari Abu Qatadah Al-Harits bin Rab’y Al-Anshary Radhiyallahu anhu, dia berkata,
“Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda: “Jika salah seorang di antara kalian masuk masjid, maka janganlah duduk sebelum salat dua rakaat”
Apabila dikarenakan satu hal yang lebih wajib menyertai, maka dapat diganti dengan membaca
سُبْحَانَ اللهَ ، وَالْحَمْدُ ِلله ، وَلاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ ، وَاللهُ أَ كْبَرْ
Subhanalloh Wabihamdihi Subhanallohil 'Adzim
Artinya ;
Maha suci Allah, Puji syukur kepada Allah, Tidak ada Tuhan selain Allah dan Allah Maha Besar.
Lafadz atau Bacaan Niat Shalat Tahiyatul Masjid
اُصَلِّى سُنَّةً تَحِيَّةَ الْمَسْجِدِ رَكْعَتَيْنِ ِللهِ تَعَالَى
usholli sunnata tahiyyatal masjidi rok'ataini lillaahi ta'aalaa
Saya niat shalat sunnah tahiyatul masjid dua rakaat karena allah ta'ala.
Cara mengerjakan sholat Tahiyatul masjid
Cara dalam mengerjakan sholat sunnah tahiyatul masjid, sama dengan sholat sunnah lainnya, yakni dilakukan sebanyak 2 rekaat dengan 1 salam.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/hikmahsalat-sunah-tahiyatul-masjid-dua-rakaat.jpg)