Breaking News:

Wisatawan Makin Ramai, Pemkot Yogyakarta Pastikan Tidak Ada Lonjakan Kasus Covid-19 

Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta memastikan, kasus Covid-19 di wilayahnya tetap landai, dan terkendali, meski wisatawan dari berbagai daerah semaki

Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Kurniatul Hidayah
Tribun Jogja/ Azka Ramadhan
Wakil Wali Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi. 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta memastikan, kasus Covid-19 di wilayahnya tetap landai, dan terkendali, meski wisatawan dari berbagai daerah semakin ramai berdatangan setiap libur akhir pekan. 

Ketua Harian Satgas Penanganan Covid-19 Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi mengatakan, dari pekan ke pekan, jumlah pelancong yang datang selalu meningkat.

Walau begitu, fenomena itu tak mempengaruhi tren penularan virus corona. 

Baca juga: Sempat Terendam, Genangan Lahan Pertanian Gunungkidul Dilaporkan Sudah Surut

"Alhamdulillah, dalam beberapa minggu terakhir, aktivitas wisata di Yogyakarta ini sudah begitu tinggi. Tapi, karena upaya kita semua, kasus Covid-19 tetap terkendali, dan cenderung turun," ujarnya, Jumat (12/11/2021). 

Bahkan, Wakil Wali Kota Yogyakarta tersebut menuturkan, penyebaran Covid-19 yang terjadi saat ini, sudah selandai pertengahan tahun 2020 silam.

Ketika itu, jumlah pasien total hanya berada di sekitaran 35-40 orang. 

"Sekarang ini hanya 40 orang saja yang masuk selter, atau isolasi mandiri. Kondisinya hampir sama dengan Juni tahun lalu. Jadi, sudah sangat landai ini," terangnya. 

Namun, Heroe memperingatkan, kelengahan yang terjadi pada tahun lalu, jangan sampai terulang kembali.

Bukan tanpa alasan, pada 2020 silam sebaran Covid-19 sontak meledak signifikan, jelang masuk akhir tahun. 

"Makanya, one gate system kita jalankan terus. Sejauh ini, kami melihat ada kesadaran semua pihak. Karena itu, kami mengapresiasi dukungannya ini," ungkapnya. 

Baca juga: Rumah Rusak Akibat Bencana Alam, Warga Kabupaten Magelang Ajukan Proposal Bantuan ke Dinsos

"Jumlah yang melanggar, atau tidak memenuhi syarat perjalanan juga semakin sedikit. Jadi, kesadaran dari para wisatawannya juga meningkat," lanjut Wawali. 

Menurutnya, ketika kedisiplinan dari seluruh pelaku wisata mampu dijaga secara konsisten, niscaya lonjakan kasus Covid-19 pada akhir tahun dapat diantisipasi. 

"Insyaallah, kalau ini dilaksanakan sungguh-sungguh oleh semuanya, masyarakat, pelaku wisata, maupun wisatawan, geliat ekonomi, dan pemulihan sosial, bisa kita lakukan dengan lebih baik ke depan," tandasnya. (aka)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved