Breaking News:

Berita Kabupaten Magelang Hari Ini

Jalan Penghubung Magelang-Boyolali Sempat Tertutupi Longsor, Kini Akses Jalan Sudah Dibuka

Sekitar pukul 10.00 WIB, pada Jumat (12/11/2021) material yang menimpa bahu jalan berhasil dibersihkan.

TRIBUNJOGJA.COM / Nanda Sagita
Proses evakuasi pembersihan material lonngsor oleh petugas satuan, pada Jumat (12/11/2021). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Nanda Sagita Gintig

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Magelang sejak Kamis (11/11/2021) kemarin membuat sebuah tebing setinggi 20 meter di Dusun Wonolelo, Kecamatan Sawangan  penghubung jalan Magelang-Boyolali mengalami longsor sekitar pukul 20.30 WIB.

Kepala Sub Bagian Tata Usaha, Balai Pengelolaan Jalan Wilayah Magelang Dinas PU Bina Marga dan Cipta karya Provinsi Jateng, Parjo menuturkan, proses evakuasi jalan yang tertutup material berlangsung hampir 14 jam.

"Ketika ada masuk laporan terjadi longsor, kami langsung mendatangi lokasi. Proses evakuasi pun terus dilakukan, sekita pukul 01.00 WIB dini hari, alat berat pun diturunkan untuk mempermudah pembersihan material pada jalan," ujarnya kepada Tribunjogja.com, pada Jumat (12/11/2021).

Baca juga: Talud Setinggi 9 Meter Longsor, Jalan Penghubung Desa di Magelang Ditutup Sementara

Ia menambahkan, sekitar pukul 10.00 WIB, pada Jumat (12/11/2021) material yang menimpa bahu jalan berhasil dibersihkan.

Kemudian,pukul 10.30 WIB akses kendaraan baik roda dua maupun empat diperbolehkan untuk melintas.

"Jam 10 an pagi ini (12/11/2021), proses pembersihan sudah berhasil dilakukan. Setengah jam kemudian, jalan baru bisa dibuka kembali. Kemarin, akses kami tutup total," terangnya.

Adapun, atas kejadian tanah longsor tersebut, ia mengatakan, tidak sampai menimbulkan korban jiwa.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan Kabupaten dan Provinsi untuk memberikan rambu-rambu bahaya sebagai peringatan kepasa pengendara.

"Tadi, sudah kami koordinasikan dengan instansi terkait. Akan dibuat rambu-rambu bahaya longsor. Mengingat kondisi tebing sangat rentan terjadi longsor susulan," urainya. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved