Breaking News:

MotoGP

Berita Moto GP Hari Ini: Marc Marquez Terancam Absen Lagi Lebih Lama, Masalah Mental Bisa Muncul

Marc bukanlah seseorang yang menyerah dan mampu bangkit kembali ketika tampaknya tidak mungkin. Tetapi, jika dia tidak pulih pada awal 2022, itu bisa

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Yoseph Hary W
via twitter.com/motogp
Marc Marquez, MotoGP 

TRIBUNJOGJA.COM - Marc Marquez terancam absen lagi lebih lama dari lintasan MotoGP. Bila terlalu lama absen gara-gara gangguan penglihatan dan kelumpuhan saraf kanannya, ancaman selanjutnya yang mungkin muncul adalah masalah mental. 

Walau hal itu terlihat mengkhawatirkan, mantan pembalap MotoGP dan Superbike, Marco Melandri, meyakini Marc Marque bukan lah sosok pebalap yang menyerah. Dia biasa bangkit di tengah kesulitan. 

Sebagaimana diberitakan, rider Repsol Honda, Marc Marquez, kembali menepi dari MotoGP dengan absen pada MotoGP Algarve dan MotoGP Valencia karena mengalami cedera gegar otak ringan seusai terjatuh pada latihan motor.

Baca juga: Berita Moto GP: Penjelasan Dokter Soal Gangguan Penglihatan Marc Marquez & Kelumpuhan Saraf Kanannya

Pada 2020 Marquez sudah absen lama karena kecelakaan yang mengakibatkan lengannya patah. Kini, Marquez harus absen lagi setelah dampak kecelakaan membuatnya gegar otak ringan, disusul masalah penglihatan ganda atau diplopia) dan kelumpuhan saraf kanan.

"Jika kita akan melihat Marc yang asli lagi? Itu tergantung pada waktu pemulihan. Diplopia secara umum tidak terlalu berat daripada fraktur tulang, tetapi tidak memberi Anda waktu pemulihan tertentu," kata Melandri dilansir Tribun Jogja dari Tuttomotoriweb via bolasport

"Kita juga tidak tahu apakah Anda harus menjalani operasi atau tidak, Anda bisa takut. Dua bulan ke depan akan menentukan. Dia bisa mempersiapkan diri secara fisik, tetapi jika menunggu terlalu lama, kesulitan mental bisa muncul," ucap Melandri.

Soal karier Marc Marquez, Melandri hanya berharap Marquez tetaplah sosok yang tidak menyerah di tengah kesulitan. "Sekarang tidak ada yang tahu, Marc bukanlah seseorang yang menyerah dan mampu bangkit kembali ketika tampaknya tidak mungkin. Tetapi, jika dia tidak pulih pada awal 2022, itu bisa menjadi pukulan terakhir."

"Bahkan, untuk para pahlawan super dapat mematahkan sesuatu di kepala. Saya hanya dengan tulus berharap untuk melihatnya kembali ke trek. Sebagai panduan, dia ada di motor dan mampu menyerang hanya ketika dia dalam kesulitan, tidak ada yang seperti dia," tutur Malandri.

Ia berharap Marquez akan kembali berkompetisi dan berada di level biasanya. "Jelas hari ini adalah normal untuk memiliki ketidakpastian tentang masa depannya, tetapi fenomena Cervera adalah salah satu pembalap yang tidak menyerah dan mungkin juga akan mengatasi rintangan terakhir yang muncul di depannya."

(*/)

Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved