9 Wali Songo dan Strategi Dakwah Mereka

Wali Songo adalah sebutan untuk para wali yang berjumlah sembilan. Siapa saja Wali Songo dan bagaimana startegi mereka berdakwah?

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Joko Widiyarso
Kompas.com
Sembilan Wali Songo dan Strategi Dakwah Mereka 

2. Sunan Ampel

Sunan Ampel
Sunan Ampel (regional.kompas.com)

Setelah Sunan Gresik wafat, Sunan Ampel atau Raden Rahmat dianggap sebagai sesepuh Wali Songo.

Jejak dakwah Sunan Ampel tidak hanya di Surabaya dan ibu kota Majapahit, melainkan meluas sampai ke daerah Sukadana di Kalimantan.

Sunan Ampel memiliki pesantren Ampeldenta yang teletak di Denta, Surabaya.

Sunan Ampel berdakwah dengan cara menjalin hubungan kekerabatan (jalur pernikahan).

Ia menikahkan juru dakwah Islam dengan putri-putri penguasa bawahan Majapahit, Sunan Ampel membentuk keluarga-keluarga muslim dalam suatu jaringan kekerabatan yang menjadi cikal bakal dakwah Islam di berbagai daerah.

Sunan Ampel sendiri menikahi putri Arya Teja, Bupati Tuban, yang juga cucu Arya Lembu Sura Raja Surabaya yang muslim.

3. Sunan Bonang

Sunan Bonang
Sunan Bonang (Kompas.com)

Sunan Bonang atau Raden Maulana Makdum adalah putra dari Sunan Ampel.

Wilayah dakwah dari Sunan Bonang adalah daerah Kediri.

Dengan membangun masjid di Singkal yang terletak di sebelah barat Kediri, Sunan Bonang mengembangkan dakwah Islam di pedalaman yang masyarakatnya masih menganut ajaran Tantrayana.

Setelah meninggalkan Kediri, Sunan Bonang berdakwah di Lasem. Sunan Bonang dikenal mengajarkan Islam melalui wayang, tasawuf, tembang, dan sastra sufistik.

Karya sastra sufstik yang digubah Sunan Bonang dikenal dengan nama Suluk Wujil.

4. Sunan Drajat

Sunan Drajat
Sunan Drajat (Kompas.com)

Sunan Drajat atau Raden Qasim atau Syariffuddin adalah putra bungsu dari Sunan Ampel.

Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved