Sport
Hingga Hari Keempat Peparnas XVI Papua, Paralimpian DIY Sabet 2 Medali
Beberapa medali tersebut diraih antara lain dari cabang olahraga tenis meja dengan torehan satu medali perak dan satu medali emas.
Penulis: Taufiq Syarifudin | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM - Paralimpian DI Yogyakarta yang bertanding di ajang Paralimpik Nasional (Peparnas) XVI Papua 2021 hingga hari keempat telah menyabet sejumlah medali untuk dibawa pulang.
Beberapa medali tersebut diraih antara lain dari cabang olahraga tenis meja dengan torehan satu medali perak dan satu medali emas.
Prestasi itu juga menandai torehan medali emas pertama bagi DIY yang dipersembahkan oleh Sunarto dari nomor tenis meja kursi roda.
Untuk medali perak diraih oleh Turiyah di nomor yang sama.
Baca juga: NPC Kabupaten Bantul Optimis dengan Kesiapan Atlet dalam Ajang Peparnas XVI Papua
Dengan hasil itu, Ketua National Paralympic Committee (NPC) DIY Hariyanto mengungkapkan rasa syukurnya karena memang telah menantikan medali emas ini pertama DIY di Peparnas Papua.
Ia juga berharap capaian ini bisa menjadi pembuka bagi medali emas berikutnya.
“Ini yang kami nanti-nantikan, dapat emas pertama dari cabor tenis meja. Semoga ini sebagai pembuka untuk medali emas selanjutnya, kami mohon doa dan dukungan seluruh masyarakat Yogyakarta agar bisa kembali mempersembahkan emas,” ujarnya, Selasa (9/11/2021).
Sementara itu dari cabor lainnya, atletik DIY berhasil berhasil mempersembahkan satu medali perak dan dua medali perunggu.
Medali perak diraih oleh Nurfendi dari nomor lari 400 meter low vision, selanjutnya dua medali perunggu diraih oleh Danu Kuswantoro balap kursi roda 400 meter dan Aris Setiawan dari nomor lempar cakram cerebral palsy.
“Perak tadi juga bersaing ketat dengan emas dari Jawa Barat sangat tipis tadi. Danu Kuswantoro juga tipis sekali dengan perak, Danu tercatat waktu 60,74 detik lawan tadi 60,72 detik. Aris Setiawan lempar cakram CP dengan lemparan 25 meter, juara pertama dari Kalsel 33 meter dan Papua dapat perak dengan 31,45 meter,” kata pelatih atletik DIY, Bambang Dewanjaya memaparkan.
Kemudian di cabor angkat berat, paralimpian DIY berhasil menambahkan satu medali perak dan satu perunggu.
Medali perak ini ditorehkan oleh Niman di kelas 49 kg.
Medali perunggu dipersembahkan oleh Yuni Dwi Kristanti di kelas 45 kg.
Dalam kesempatan itu Pelatih angkat berat DIY, Agung Wibowo mengaku senang dengan capaian dari anak asuhnya ini karena mereka bisa memperbaiki catatan dari ajang sebelumnya.
Baca juga: Kontingen Peparnas DIY Jalani Tes PCR Sebelum Berangkat ke Papua
“Kedepan selain latihan rutin juga perlu try out dalam event resmi tingkat nasional yang lebih banyak, sehingga bisa meningkatkan kepercayaan dirinya saat tanding,” ujar Agung.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/hingga-hari-keempat-peparnas-xvi-papua-paralimpian-diy-sabet-2-medali.jpg)