Breaking News:

Sidang Sate Sianida dengan Agenda Tuntutan dari JPU Ditunda Pekan Depan

Sidang lanjutan kasus sate sianida yang menewaskan anak dari sopir ojek online yang rencananya diadakan Senin (8/11/2021) terpaksa ditunda

Penulis: Santo Ari | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM/ Santo Ari
Bandiman saat diwawancarai di Pengadilan Negeri Bantul, Senin (8/11/2021) 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Sidang lanjutan kasus sate sianida yang menewaskan anak dari sopir ojek online yang rencananya diadakan Senin (8/11/2021) terpaksa ditunda.

Pengadilan Negeri Bantul, menunda pembacaan tuntutan Jaksa Penuntut umum (JPU) kepada terdakwa NA.

Sidang tersebut ditunda karena JPU menyatakan belum siap dengan tuntutannya.

Adapun sidang dipimpin hakim ketua Aminuddin dengan hakim anggota Sigit Subagyo dan Agus Supriyana.

Baca juga: Klaster Penularan di Sedayu Bantul Meluas, Sri Sultan Hamengku Buwono X: Sekolah Sudah Ditutup

Sementara untuk tim JPU terdiri dari Sulisyadi, Meladissa Arwasari, Nur Hadi Yutama dan Ahmad Ali Fikri Pandela.

Sedangkan dari pihak penasehat hukum terdakwa yakni R. Anwar Ary Widodo, Fajar Mulia dan Wanda Satria Atmaja.

Sama dengan sidang-sidang sebelumnya, terdakwa NA (25) menjalani sidang secara daring dari Lapas Perempuan Wonosari, Gunungkidul.

Hari itu sidang berlangsung dengan cepat, dengan pernyataan dari Aminuddin yang menjelaskan bahwa tuntutan dari KPU belum siap.

"Jadi Tim penuntut umum, tuntutan belum siap. Penuntut umum mohon ditunda satu minggu, artinya akan dibacakan hari Senin 15 November 2021," ujarnya.

Sementara itu, Bandiman orang tua dari NF yang menjadi korban keganasan sate sianida mengatakan bahwa pihaknya menyerahkan sepenuhnya kasus ini ke pengadilan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved