Dinkes Kulon Progo Sisir Tendik dan Siswa yang Belum Divaksin Covid-19
Capaian vaksinasi dosis pertama bagi remaja juga masih sedikit. Hal itu terjadi tidak hanya di Kulon Progo melainkan di DIY
Penulis: Sri Cahyani Putri | Editor: Muhammad Fatoni
Laporan Reporter Tribun Jogja, Sri Cahyani Putri Purwaningsih
TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kulon Progo tengah melakukan penyisiran terhadap tenaga pendidik (tendik) dan siswa di wilayahnya yang belum mendapatkan suntikan vaksinasi Covid-19.
Upaya tersebut dilakukan setelah mendapatkan laporan dari masing-masing sekolah.
"Sehingga kami melaksanakan vaksinasi serentak untuk menyelesaikan itu. Apalagi yang belum divaksin paling banyak di Wates karena jumlah sekolahnya paling banyak," kata Baning Rahayujati, Juru Bicara Penanganan Covid-19 Kabupaten Kulon Progo, Senin (8/11/2021).
Berdasarkan data yang didapatkan oleh Dinkes Kulon Progo, capaian vaksinasi dosis pertama bagi remaja juga masih sedikit. Hal itu terjadi tidak hanya di Kulon Progo melainkan di DIY.
"Jadi ada kesalahan di dalam memasukkan data kelompok umur remaja ke kelompok dewasa sehingga jumlahnya sangat rendah. Namun setelah dievaluasi ke sekolah, capaian vaksinasi rata-rata sudah di atas 95 persen," terangnya.
Perlu diketahui capaian vaksinasi dosis I remaja per Minggu (7/11/2021) sekitar 36,73 persen atau 13.510 orang dari 36.777 target sasaran dan dosis II 29,51 persen atau 10.852 orang.
Terpisah, Kasi Kurikulum dan Penilaian SMP, Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kulon Progo, E Satya Rahadi Kurniawan, merinci total tendik di jenjang pendidikan anak usia dini (PAUD) hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang belum divaksin ada 487 orang.
Terdiri dari tendik PAUD ada 195 tendik, TK 62 tendik, SD 172 tendik dan SMP 58 tendik.
Sedangkan yang belum divaksin untuk siswa SMP ada 779 orang dan 574 orang di tingkat SD yang genap berusia 12 tahun. (*)