Buntut Konfrontasi IRGC dengan AL AS di Laut Oman, Iran Gelar Latihan Perang Skala Besar

Latihan militer besar-besaran ini digelar di area seluas satu juta kilometer persegi timur Selat Hormuz, Laut Oman, dan bagian utara Samudera Hindia.

Tayang:
Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Hari Susmayanti
Kantor Angkatan Darat Iran / AFP
Gambar selebaran ini disediakan oleh Kantor Angkatan Darat Iran pada 7 November 2021, menunjukkan tank tentara Iran selama latihan militer di pantai laut Oman di wilayah pesisir Balushistan. Militer Iran memulai manuver di tenggara negara itu dekat Selat Hormuz di mana Teheran melaporkan insiden baru-baru ini dengan Amerika Serikat. 

TRIBUNJOGJA.COM - Buntut konfrontasi antara Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC) dan Angkatan Laut Amerika Serikat di Laut Oman atas sebuah kapal tanker minyak yang disita, Iran langsung bereaksi dengan menggelar latihan militer secara besar-besaran.

Latihan militer besar-besaran ini digelar di area seluas satu juta kilometer persegi (386.000 mil persegi) timur Selat Hormuz, Laut Oman, dan bagian utara Samudera Hindia.

Dalam latihan yang digelar pada Minggu (7/11/2021) ini, Iran melibatkan semua angkatan militernya mulai dari angkatan laut, angkatan udara hingga angkatan darat.

Melansir Al Jazeera, latihan perang ini melibatkan tentara, kapal, kendaraan lapis baja, pesawat berawak dan tak berawak, serta sistem rudal dan radar dalam kapasitas ofensif dan defensif.

Panglima Pasukan Iran Abdolrahim Mousavi, mengatakan kepada televisi pemerintah bahwa latihan akan diadakan di area seluas satu juta kilometer persegi (386.000 mil persegi) timur Selat Hormuz, Laut Oman, dan bagian utara Samudera Hindia.

Baca juga: Kronologi Gubernur di Iran Ditampar Pria Saat Berpidato, Pelakunya Anggota Korps Ashoura Pengawal

Baca juga: Komplek Kedutaan Iran di Baku Diserang Sekelompok Bersenjata, 4 Orang Tertangkap

Di darat, latihan diadakan di area umum provinsi tenggara Sistan dan Balochistan, serta Hormozgan, di samping pantai Makran.

"Karena kami menyadari bahwa musuh berusaha mengumpulkan informasi yang diperlukan setelah pasukan kami bergerak di daerah itu, mulai hari ini kami memperkuat upaya kami untuk memantau gerakan musuh yang telah dimulai beberapa hari yang lalu," katanya dari pelabuhan tenggara Konarak dikutip Tribunjogja.com dari Tribunnews.com.

Mousavi juga merinci bahwa pada hari pertama latihan, kapal dan pasukan komando akan melakukan operasi untuk menembus pertahanan pantai musuh dari laut, sementara pasukan Iran dan sistem rudal dan radar akan mensimulasikan pertahanan garis pantai.

TV pemerintah juga menayangkan cuplikan speedboat yang bermanuver di laut, tentara yang menaiki helikopter tempur, dan pasukan komando yang terjun payung dari pesawat untuk mendarat di area pantai.

Al Jazeera sebelumnya memberitakan Pasukan Iran dan IRGC telah mengadakan beberapa latihan skala besar di berbagai bagian negara itu dalam beberapa bulan terakhir di tengah ketegangan dengan AS, ancaman oleh Israel, dan ketidaksepakatan dengan tetangga barat laut Azerbaijan. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved