5 Amalan yang Dianjurkan Rasulullah SAW Saat Hujan Turun
Hujan adaah rahmat yang Allah SWT curahkan bagi bumi. Rasulullah menganjurkan beberapa amalan saat hujan turun, agar hujan menjadi berkah.
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Mona Kriesdinar
2. Berdoa
Hujan adalah waktu mustajab untuk berdoa.
Sebagaimana dalam sebuah hadis:
اُطْلُبُوا اسْتِجَابَةَ الدُّعَاءِ عِنْدَ ثَلَاثٍ : عِنْدَ الْتِقَاءِ الْجُيُوشِ ، وَإِقَامَةِ الصَّلَاةِ ، وَنُزُولِ الْغَيْثِ
Artinya: "Carilah doa yang mustajab pada tiga keadaan : Bertemunya dua pasukan, menjelang salat dilaksanakan, dan saat hujan turun.”
Untuk itu, umat Islam dianjurkan untuk berdoa saat hujan turun.
Baca juga: 8 Amalan Sunah Hari Jumat, Dimulai Sedekah, Salawat Hingga Bersiwak
3. Berwudu
dengan Air Hujan
Berwudhu dengan air hujan tertuang dalam satu hadis berikut:
“Apabila air mengalir di lembah, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengatakan, “Keluarlah kalian bersama kami menuju air ini yang telah dijadikan oleh Allah sebagai alat untuk bersuci”. Kemudian kami bersuci dengannya.” (HR. Muslim, Abu Daud, Al Baihaqi, dan Ahmad)
4. Mengambil Berkah dari Air Hujan
Air hujan adalah air yang jatuh ke bumi dalam keadaan murni dan bersih, sesuai dengan ketentuan Allah.
Allah SWT berfirman:
وَهُوَ الَّذِي أَرْسَلَ الرِّيَاحَ بُشْراً بَيْنَ يَدَيْ رَحْمَتِهِ وَأَنزَلْنَا مِنَ السَّمَاءِ مَاءً طَهُوراً
Artinya: “Dialah yang meniupkan angin (sebagai) pembawa kabar gembira dekat sebelum kedatangan rahmat-Nya (hujan); dan Kami turunkan dari langit air yang amat bersih.” ( QS: Surat al-Furqan (25) : 48)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/hujan-lebat-diprediksi-mendominasi-cuaca-di-yogyakarta-siang-ini.jpg)