Berita Pendidikan Hari Ini

Sempat Dihentikan Sementara Akibat Covid-19, SMP N 2 Pakem Kembali Buka PTM

Pembukaan ini setelah dilakukan sterilisasi, dan dipastikan penularan bukan dari lingkungan sekolah. 

Tayang:
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Gaya Lufityanti
Pixabay.com / Alexandra_Koch
ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Kegiatan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di SMPN 2 Pakem sudah kembali buka.

Sebelumnya, sempat dihentikan sementara karena ada temuan siswa dinyatakan positif Covid-19.

Pembukaan ini setelah dilakukan sterilisasi, dan dipastikan penularan bukan dari lingkungan sekolah. 

"(PTM) SMPN 2 Pakem sudah dibuka, Senin (1/11/2021) kemarin," kata Ery Widaryana, dihubungi, Selasa (2/11/2021). 

Meski aktivitas belajar tatap muka di sekolah telah kembali dibuka, namun dikecualikan bagi ruang kelas yang sebelumnya ditemukan siswa positif Corona.

Baca juga: BREAKING NEWS: 1 Siswa Positif Covid-19, Pembelajaran Tatap Muka di SMPN 2 Pakem Sleman Dihentikan 

Satu ruang kelas tersebut, menurut Ery, hingga kini masih ditutup.

Bakal dibuka dan digunakan kembali  menunggu setelah masa isolasi pasien selesai dua minggu. 

Ia memastikan, kondisi dua siswa yang dinyatakan positif Covid-19 di SMPN 2 Pakem saat ini sehat dan tanpa gejala.

Ketika diswab, CT value-nya 38, sehingga dinilai relatif aman dan tidak menularkan.

Mereka masih menjalani isolasi dan pemulihan. 

"Masih isolasi. Kondisinya sehat dan tanpa gejala," tuturnya. 

Ery mengungkapkan, saat ini Pembelajaran Tatap Muka Terbatas di Kabupaten Sleman telah digelar di 119 SMP dan 255 Sekolah Dasar.

Baca juga: Satu Siswa SMPN 2 Pakem Positif Covid-19, Guru dan Belasan Siswa Satu Kelas Besok Diswab

Hasil evaluasi, hingga kini menurutnya PTM di Sleman berjalan lancar.

Protokol kesehatan di tiap sekolah telah diterapkan sesuai Standar Operasional Prosedur yang ditetapkan. 

Pihaknya mengaku akan terus melakukan swab sampling ke sekolah- sekolah, terutama yang berada di wilayah zona oranye ataupun Merah.

Hal ini untuk memastikan kondisi kesehatan guru dan siswa. 

"Minggu ini kita swab sampling lagi. Tapi sasarannya di mana, masih kami koordinasikan bersama Dinas Kesehatan. Kalau bukan 5, nanti 6 kapanewon," kata dia.( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved