Breaking News:

Berita Kabupaten Magelang Hari Ini

Belum Turun Level, Pemkab Magelang Kejar Kekurangan Target Vaksin

Belum menurunnya level PPKM disinyalir merupakan akibat target vaksinasi minimal 50 persen belum tercapai.

TRIBUNJOGJA/ Nanda Sagita Ginting
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Kabupaten Magelang, Nanda Cahyadi Pribadi 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Nanda Sagita Ginting

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Wilayah Kabupaten Magelang menindak lanjuti Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 57 Tahun 2021 terkait pemberlakukaan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM), masih berada pada level 3.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Magelang, Nanda Cahyadi Pribadi mengatakan, belum menurunnya level PPKM akibat target vaksinasi minimal 50 persen belum tercapai.

"Wilayah Magelang hanya butuh 2 persen lagi untuk mencapai target penurunan level PPKM.Saat ini, dosis pertama sudah mencapai 48 persen, dengan suntikan bagi lansia sudah di atas 40 persen. Ini yang terus kami upayakan terkejar, optimis bisa tercapai dalam waktu dekat ini," ujarnya kepada Tribunjogja.com, pada Selasa (02/11/2021).

Baca juga: Terus Bertambah, Persentase Vaksinasi di Kabupaten Magelang Capai 46,77 Persen

Adapun capaian vaksinasi pada Senin (01/11/2021), untuk dosis pertama sudah mencapai 494.003 suntikan atau 48 persen.

Kemudian dosis kedua 206.224 suntikan atau 20,04 persen, dan dosis ketiga yang diperuntukan bagi tenaga kesehatan yakni 2.745 suntikan atau 0,26 persen.

Adapun, total  vaksin mencapai 702.872 suntikan atau 68,29 persen dari target vaksin 1.029.210 orang.

"Kami berharap level PPKM ke depan untuk Wilayah Magelang bisa turun level dua. Dengan begitu, aktivitas masyarakat bisa sedikit lebih longgar," terangnya.

Baca juga: Pemkab Magelang Sebut Suplai Vaksin Covid-19 Terbatas Menjadi Kendala Penurunan Level PPKM 

Sementara untuk perkembangan kasus Covid-19, lanjutnya, ada tambahan empat kasus terkonfirmasi baru pada Senin (01/11/2021) kemarin. 

Dua di antaranya dari Kecamatan Ngablak, dan satu orang dari Mertoyudan serta Muntilan.

Namun demikian, ada tambahan 5 pasien terkonfirmasi sembuh.

Dua di antaranya dari Kecamatan Muntilan dan Ngablak, serta satu dari Grabag. 

"Adanya , penurunan kasus yang signifikan tetap mengimbau masyarakat mematuhi prokes. Jangan sampai terjadi lonjakan kasus agar tidak menghambat penurunan level PPKM selanjutnya," urainya. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved