Breaking News:

Berita Kabupaten Magelang Hari Ini

Pemkab Magelang Sebut Suplai Vaksin Covid-19 Terbatas Menjadi Kendala Penurunan Level PPKM 

Pemkab Magelang menilai terbatasnya suplai vaksin Covid-19 menjadi kendala dalam penurunan level PPKM di wilayah.

TRIBUNJOGJA.COM / Nanda Sagita
Sekretaris Daerah Kabupaten Magelang, Adi Waryanto 

Laporan Reporter Tribum Jogja, Nanda Sagita Ginting

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Pemerintah Kabupatan (Pemkab) Magelang menilai terbatasnya suplai vaksin Covid-19 menjadi kendala dalam penurunan level PPKM di wilayah.

Saat ini, Kabupaten Magelang masih berada di level 3.

Sesuasi dengan Instruksi Pemerintah Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 53 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 4, Level 3, Level 2 dan Level 1 Corona Virus Disease 2019 di Wilayah Jawa dan Bali yang  diperpanjang untuk periode 19 Oktober-1 November 2021.

Baca juga: Peringati Hari Santri Nasional, Bupati Magelang Ajak Sukseskan Program Vaksinasi

Sekretaris Daerah Kabupaten Magelang, Adi Waryanto menuturkan, untuk mencapai target turun level PPKM, vaksinasi di Kabupaten Magelang harus mencapai sekitar 15.000 dosis per harinya.

"Di mana, rinciannya setiap  Kecamatan harus menyuntikan 500 dosis per hari dari 29 Puskesmas yang melayani vaksinasi. Jika, target tersebut bisa tercapai, maka cakupan vaksin bisa segera mencapai 50 persen untuk penurunan level," tuturnya kepada Tribunjogja.com, pada Kamis (21/07/2021).

Namun sebaliknya, ia mengatakan, jumlah vaksin yang didapat dari Kementerian Kesehatan  hanya berkisar 5000-6000 dosis per pendistribusian.

Alhasil, vaksin yang diterima dengan jumlah pasien yang membutuhkan vaksin tidak seimbang.

Pihaknya tidak bisa mengatur  jumlah vaksin yang dibutuhkan dengan vaksin yang didistribusikan.

Baca juga: Kekurangan Vaksinator, Pemkab Magelang Berdayakan Mahasiswa untuk Percepat Vaksinasi

Karena, wewenang alur distribusi vaksin dilakukan oleh Kementerian Kesehatan.

"Kami tidak bisa mengatur jumlah vaksin yang akan didistribusikan. Bahkan, Pak Gubernur saja tidak bisa mengatur Kabupaten Magelang dapat berapa (vaksin). Karena yang mengatur itu dari Kemenkes semua," ujarnya.

Sehingga, untuk mencapai target vaksin sebesar 50 persen dalam waktu dekat ini, lanjutnya, tetap bergantung dengan jumlah vaksinasi yang diberikan pemerintah ke Kabupaten.

"Kalau kami target bulan ini bisa tercapai,tentu tetap melihat ketersediaan vaksinnya. Kalau tidak sesuai, tentu akan susah," ungkapnya. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved