Peringati HUT Pemuda Pancasila, MPW PP DIY Bagikan 4000 Paket Masker dan Handsanitizer di Malioboro
Peringati HUT Pemuda Pancasila, MPW PP DIY Bagikan 4000 Paket Masker dan Handsanitizer di Malioboro
Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) Pemuda Pancasila DIY menggelar bakti sosial pembagian masker, handsanitezer kepada wisatawan dan pedagang di kawasan Malioboro pada Minggu (31/10/2021) sore.
Pembagian masker dan handsanitizer ini merupakan bentuk dukungan dari MPW Pemuda Pancasila untuk pencegahan penularan Covid-19 di wilayah DIY.
Harapannya, dengan pembagian masker dan handsanitizer ini bisa membantu dalam upaya pencegahan Covid-19 bagi para wisatawan dan pedagang yang ada di ikon Kota Yogyakarta tersebut.
Ketua MPW PP DIY, Faried Jayen Soepardjan mengatakan pembagian masker dan handsanitizer ini merupakan rangkaian dari kegiatan HUT PP ke-62 yang jatuh pada 28 Oktober 2021 lalu.
"Kami menggelar acara tumpengan di Pasar Sore sebagai bentuk kesederhanaan dan kebersamaan dengan masyarakat. Pasar merupakan simbol ekonomi dan penghidupan bagi masyarakat. Makanya kita pilih merayakan di Pasar Sore ini," ucap Faried Jayen seperti dalam rilis yang diterima Tribunjogja.com.
"Ini juga wujud bahwa PP DIY itu merangkul semua kalangan. Dari masyarakat kecil hingga pejabat. Kebetulan hari ini hadir juga Walikota Yogyakarta, Haryadi Suyuti di tengah-tengah seremoni peringatan HUT ke 62 Pemuda Pancasila," imbuh Faried Jayen.
Di kawasan Malioboro, ada sekitar 4 ribu paket masker dan handsanitizer yang dibagikan oleh PP.
Sementara untuk seluruh wilayah DIY, totalnya mencapai 62 ribu paket masker dan handsanitizer.
Faried Jayen mengungkapkan pembagian paket masker dan handsanitizer ini sebagai wujud dukungan ke semua kepala daerah di DIY terkait pembukaan tempat pariwisata.
Harapannya dengan dibukanya tempat wisata, imbuh Faried Jayen, perekonomian bisa kembali berputar.
"Tujuannya kita mendukung pemerintah membuka pariwisata di DIY tapi tetap menjalankan prokes yang ketat. Artinya kita menghadapi pandemi tanpa mengorbankan roda kehidupan perekonomian pedagang maupun usaha yang mengandalkan wisatawan di DIY," tutur Faried Jayen.
"PP DIY siap ikut membantu mensosialisasikan agar masyarakat dan wisatawan untuk tetap menjalankan prokes meski kasus penularan Covid-19 sudah mulai melandai. Kita jangan sampai lengah, harus tetap menjalankan prokes karena pandemi belum usai," sambung Faried Jayen.(Tribunjogja)