Gerakan Pemuda Marhaenis Bantul Bagikan Sembako dan Uang Tali Asih ke Warga Jompo

DPC Gerakan Pemuda Marhaenis (GPM) Bantul membagikan bantuan sembako dan uang tali asih ke warga jompo di beberapa padukuhan, Kamis (28/10/2021)

Penulis: Santo Ari | Editor: Kurniatul Hidayah
istimewa
DPC GPM Bantul dipimpin Soni Maryanto menggelar baksos dalam peringatan sumpah pemuda, Kamis (28/10/2021) 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - DPC Gerakan Pemuda Marhaenis (GPM) Bantul membagikan bantuan sembako dan uang tali asih ke warga jompo di beberapa padukuhan, Kamis (28/10/2021).

Kegiatan ini sekaligus sebagai cara GPM Bantul dalam memperingati Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober.

Ketua GPM Bantul, Soni Maryanto memaparkan bahwa kegiatan ini merupakan kewajiban generasi muda untuk berbuat yang terbaik bagi masyarakat, terlebih mereka yang membutuhkan.

Baca juga: Gelandang PSIM, Savio Sheva Terancam Absen Lawan PSCS CIlacap Pekan Depan

Paket sembako dan uang tali asih dalam gerakan bertajuk 'Peduli Orang sakit dan Jompo' tersebut menyasar warga Kalurahan Banguntapan yang ada di Padukuhan Sorowajan, Gatak, Wonocatur, Plumbon, Jeruk Legi, Pandansari, Karangsari, Jurugentong, Tegal Mulyo, Pelem Wulung dan banyak penerima dari Padukuhan Jomblangan.

"Gerakan ini murni dari saya pribadi sebagai ketua GPM. Ini adalah bentuk pengabdian saya bagi kepentingan kemanusiaan, sosial dan kemasyarakatan," ujarnya.

Adapun Soni Maryanto berniat maju dalam Pemilihan Lurah (Pilur) 2022 atau tahun depan. Kegiatan ini pun semakin menguatkan tekadnya dalam pengabdian ke masyarakat.

"Niat saya adalah ingin hidup yang memberi manfaat sebanyak-banyaknya bagi masyarakat. Ingin mengabdikan diri saya, pikiran, tenaga dan waktu saya bagi kepentingan yang lebih besar," ungkapnya.

Soni mengungkapkan bahwa dirinya ingin meniru dan meneladani para pendahulu yang banyak berbuat bagi bangsa dan negara. Maka dari itu, dalam bakti sosial kali ini ia juga menyasar ke Eks Satuan Tugas Pasukan Andalan (Satgas Pasada) atau eks Satgas PDI Perjuangan.

Baca juga: Sistem e-Voting, Panitia Pilur di Sleman Siapkan Genset untuk Antisipasi Listrik Padam 

"Mereka adalah orang-orang yang ikut berkontribusi bagi berkembangnya marhaenis nasionalis dan ikut mendukung PDI Perjuangan," imbuhnya.

Sementara itu salah satu penerima bantuan, Waluyo Jati (65) mengaku bersyukur atas bantuan yang diberikan. Eks Pasada ini mengalami sakit dan tidak bisa beraktifitas seperti orang lain. Saat ini Waluyo hanya bisa menghabiskan waktu dengan duduk dan tiduran saja.

"Terimakasih atas bantuan mas Soni dan GPM," ujarnya (nto)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved