Liga Inggris

MANCHESTER UNITED: Harap-harap Cemas Pendukung MU Menanti Antonio Conte

Yang terbaru, Antonio Conte disebut-sebut sebagai kandidat terkuat untuk menduduki posisi kursi panas kepelatihan Setan Merah.

Penulis: Joko Widiyarso | Editor: Joko Widiyarso
giovanni isolino / AFP
Antonio Conte disebut menjadi calon terkuat pengganti Solskjaer sebagai pelatih Manchester United 

Tiga keraguan MU

Pelatih Inter Milan Italia Antonio Conte meneriakkan instruksi di Liga Italia Serie A Bologna vs Inter Milan pada 3 April 2021 di stadion Renato-Dall'Ara di Bologna.
Pelatih Inter Milan Italia Antonio Conte meneriakkan instruksi di Liga Italia Serie A Bologna vs Inter Milan pada 3 April 2021 di stadion Renato-Dall'Ara di Bologna. (Vincenzo PINTO / AFP)

Sebelumnya, MU disebut siap memecat Ole Gunnar Solskjaer dan mendekati Antonio Conte, tetapi memiliki tiga kekhawatiran tentang mantan pelatih Inter Milan itu.

Meskipun Erik ten Hag dari Ajax dan mantan manajer Real Madrid Zinedine Zidane juga telah disebutkan, Conte dianggap sebagai favorit pengganti Ole.

Menurut La Repubblica, pemilik United, the Glazers, dilaporkan memiliki tiga keraguan besar seputar keputusan untuk merekrut Conte.

Mantan pelatih Juventus dan Chelsea itu merupakan agen bebas setelah meninggalkan Inter Milan dengan persetujuan bersama pada bulan Juni.

Kekhawatiran pertama justru adalah tentang kebiasaan masa latih Conte yang dianggap cenderung pendek dalam membesut sebuah klub.

Bahkan disebutkan bahwa dalam satu pekerjaan Conte tidak pernah menjabat lebih dari dua musim.

Dia memang bertahan selama tiga di Juventus, sebelum akhirnya digantikan Massimiliano Allegri.

Sedangkan waktunya dengan skuad Italia, Chelsea dan Inter Milan juga berakhir setelah dua tahun.

Wakil Presiden Inter Milan Javier Zanetti, Presiden Inter Milan Steven Zhang, pelatih Inter Milan Italia Antonio Conte, Koordinator Olahraga Inter Milan Gabriele Oriali dan CEO Inter Milan Giuseppe Marotta memegang Trofi Scudetto saat para pemain dan staf Inter merayakan kemenangan Serie Kejuaraan 2020-2021 setelah pertandingan sepak bola Serie A Italia terakhir mereka Inter Milan vs Udinese pada 23 Mei 2021 di stadion San Siro di Milan.
Wakil Presiden Inter Milan Javier Zanetti, Presiden Inter Milan Steven Zhang, pelatih Inter Milan Italia Antonio Conte, Koordinator Olahraga Inter Milan Gabriele Oriali dan CEO Inter Milan Giuseppe Marotta memegang Trofi Scudetto saat para pemain dan staf Inter merayakan kemenangan Serie Kejuaraan 2020-2021 setelah pertandingan sepak bola Serie A Italia terakhir mereka Inter Milan vs Udinese pada 23 Mei 2021 di stadion San Siro di Milan. (MIGUEL MEDINA / AFP)

Untuk klub yang ingin menjadikan Solskjaer sebagai Sir Alex Ferguson baru mereka, Conte dianggap agak aneh.

Kekhawatiran kedua adalah hubungan Conte dengan Cristiano Ronaldo, seperti di Juve, yang tidak akan mengubah gaya sepak bolanya untuk siapa pun.

Anggota tim lainnya yang harus beradaptasi dengan pemain asal Portugal itu, di mana pun ia bermain.

Namun, ini yang bertolak belakang dengan Conte, karena ia cenderung ingin ada tekanan tinggi dari penyerang yang menjadi ciri khasnya.

Keraguan ketiga adalah bahwa Solskjaer masih mendapatkan dukungan penuh dari legenda Manchester United, Sir Alex Ferguson.

Jadi, artinya sampai dia memutuskan untuk berhenti, pelatih asal Norwegia itu masih memiliki harapan untuk bertahan di Old Trafford.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved