Anjuran dan Lima Manfaat Merantau Menurut Ajaran Islam
Bila engkau mau tahu apakah temanmu adalah teman sejati maka ajaklah dia berkelana. sebab dalam perjalanan berkelana akan tampak semua sifat-sifatnya
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Rina Eviana
Dengan bermodal semangat kita akan terus berjalan, sedikit demi sedikit kita akan meraih keberhasilan.
3. Mendapatkan ilmu
Berada di kampung halaman akan membuat kita sedikit kesulitan mencari ilmu.
Kesulitan ini di picu dengan beberapa aspek yang akan membuat pikiran kita tidak berfokus untuk menuntut ilmu.
Selain itu, rasa semangat kita ketika ada di rumah dan di tempat yang jauh tentu akan sangat berbeda.
Karena ketika dirumah perhatian dan konsentrasi kita sangat terganggu serta ilmu itu sulit kita dapatkan.
Berbeda dengan saat merantau mencari ilmu maka perhatian dan konsentrasi kita sepenuhnya tertuju pada pencarian ilmu.
Dengan perhatian dan konsentrasi tanpa ganguan ini kita akan lebih mudah untuk mencari ilmu.
Baca juga: 4 Keutamaan Mengerjakan Salat Sunah Rawatib, di Antaranya Meninggikan Derajat di Surga
4. Belajar tentang tatakrama
Dalam Perantauan sesorang akan mendapat suasana yang berbeda.
Mulai dari bertemu beragam orang yang berbeda, watak, kondisi sosial, budaya, dan daerah asal yang berbeda.
maka dari sini kita akan di tuntut untuk belajar dan mempelajari dari mereka mana yang baik dan mana yang buruk.
Karena pada hakikatnya, jika apa yang mereka lakukan kepada kita adalah hal-hal yang menyenangkan, maka hal itu akan menyenangkan pula kepada orang lain bila kita tiru
Sebaliknya jika apa yang mereka lakukan adalah hal yang menyakitkan, maka hal itupun akan menyakitkan orang lain bila kita tiru.
Oleh karena itu saat kita merantau kita akan menemukan suatu hal yang baru dan mencoba sesuatu yang amat berbeda dari daerah asal kita.
5. Mendapat teman sejati
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/rumah-gadang-datuk-maajo-basa-yang-ditinggalkan-penghuninya-merantau.jpg)