Pemkab Bantul Akan Membentuk Dinas Perikanan dan Kelautan Agar Fokus Melayani Nelayan

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul akan membentuk Organisasi Perangkat Daerah (OPD) baru pada tahun 2022 nanti, yakni Dinas Perikanan dan Kelautan.

Penulis: Santo Ari | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Bantul 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul akan membentuk Organisasi Perangkat Daerah (OPD) baru pada tahun 2022 nanti, yakni Dinas Perikanan dan Kelautan.

Selama ini masalah perikanan dan kelautan masih ditangani oleh Dinas Pertanian Pangan Kelautan dan Perikanan.

Bupati Bantul Abdul Halim Muslih mengungkapkan bahwa visi gubernur DIY adalah Yogyakarta sebagai daerah yang fokus pada among tani dagang layar dan kawasan selatan akan menjadi teras depannya DIY.  

Baca juga: Polresta Yogyakarta Gagalkan Jual Beli Satwa Dilindungi, Ada Buaya Muara dan Kukang Jawa

"Ini juga menyambut era maritim indonesia, karena DIY utamanya Bantul memiliki laut, maka Bantul harus menyambut era maritim ini dengan persiapan yang matang," ucapnya, Jumat (22/10/2021).

Dengan dibentuknya dinas bertipe C tersebut maka pemerintah akan semakin fokus melakukan pembinaan nelayan.

Ia berharap, dinas baru ini dapat bersinergi dengan nelayan dan memenuhi harapan para nelayan tentang pelayanan yang maksimal.

"Sehingga pemerintah bisa memfasilitasi para nelayan melalui program-program dan kegiatan di OPD baru ini. Mengingat potensi laut kita sangat besar, tetapi pemanfaatannya masih sangat kecil, " ungkapnya

Adapun ia mencatat, jumlah nelayan di Kabupaten Bantul sebanyak 267 orang, jumlah kapal 128 unit.

Sementara panjang pantai di Kabupaten Bantul mencapai 13 KM dengan area penangkapan ikan sejauh 4 mil.

Saat ini potensi lestari di wilayah pengelolaan perikanan mencapai 491.700 ton per tahun.

Bupati mengatakan, dengan adanya dinas baru ini maka pemerintah dapat lebih fokus dalam menggarap perikanan tangkap maupun perikanan budidaya di darat.  

"Dari sisi hilirnya, akan kita buat instalasi pengolahan ikan baik ikan budidaya maupun ikan tangkap. Sudah ada beberapa investor yang akan menginvestasikan modalnya untuk pengolahan ikan," ujarnya.  

"Jadi ini sudah terencana, dan on the track bahwa adanya dinas baru ini akan kita sambut dengan beberapa investasi di bidang perikanan dan kelautan," imbuhnya.

Baca juga: Uji Coba Pembukaan Destinasi Wisata di Kulon Progo, Pengelola Wisata Siapkan Inovasi

Sementara itu, Teguh warga Bungkus, Kalurahan Parangtritis, Kapanewon Kretek yang merupakan nelayan Pantai Depok sangat mengapresiasi dengan adanya dinas baru tersebut.  Ia berharap, dengan berdirinya Dinas Perikanan dan Keluatan maka bantuan dari pemerintah juga semakin besar.

"Kalau sekarang kan fokusnya dibagi sama pertanian pangan. Kalau nanti berdiri sendiri kan program dari pemerintah lebih besar dan bisa fokus di satu bidang," ucapnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved