Superball

JK United FC Resmi Ikat Pemain dengan Kontrak Jelang Liga 3 DIY

JK United FC matangkan persiapan tim  jelang Liga 3 DI Yogyakarta yang rencananya bakal digelar pada tanggal 7 November 2021 mendatang.

Penulis: Taufiq Syarifudin | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Taufiq Syarifudin
Foto bersama pemain JK United FC dengan pelatih dan manajer tim seusai tanda tangan kontrak pemain. 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - JK United FC matangkan persiapan tim  jelang Liga 3 DI Yogyakarta yang rencananya bakal digelar pada tanggal 7 November 2021 mendatang.

Persiapan yang dilakukan tersebut dimulai dengan tanda tangan kontrak pemain yang berjumlah 25 orang dengan durasi hingga bulan Januari 2022, pemusatan latihan dan uji coba.

Penandatangan kontrak pemain resmi dilakukan di kawasan Kledokan, Catur Tunggal, Kabupaten Sleman dengan tujuan mengikat para pemain untuk bermain di JK United FC, serta sebagai bentuk tanggung jawab tim terhadap pemain selama kompetisi.

Manajer tim, Julius Kwateh mengatakan pembentukan JK United FC merupakan satu di antara bentuk pembinaan pemain muda berjenjang dan berkelanjutan.

Baca juga: Asprov PSSI DIY: Kompetisi Liga 3 2021 Diundur ke Bulan November

Sehingga harapannya para pemain bisa mendapat jam terbang yang tinggi untuk mengikuti kompetisi.

"Kita buka JK United FC untuk masa depan kalian, kita ada planning kedepannya di Liga 2, Liga 1 dan lainnya. Kita juga tidak ingin melihat kalian hanya main di Yogyakarta saja," katanya saat memberi sambutan dalam launching tim sekaligus penandatanganan kontrak pemain, Rabu (20/10/2021).

Untuk itu, Julius menerangkan jika kompetisi Liga 3 usai, maka para pemain JK United FC akan kembali ke akademi untuk melakukan latihan seperti biasanya.

"Kita tetap ada program di akademi biar masa depan mereka lebih bagus. Habis selesai kompetisi kita tetap berlatih, karena kita juga agen pemain, harapannya kita bisa bawa mereka ke klub profesional lain," tukasnya.

Sementara itu Pelatih JK United FC, Roberto Kwateh mengatakan jika timnya tak akan terburu-buru menargetkan lolos ke babak nasional maupun Liga 2, lantaran tim yang bermarkas di Lapangan Tamanan, Kabupaten Bantul ini merupakan tim baru di DIY.

"Sehingga untuk berbicara target yang lebih tinggi terlalu cepat bagi kita, karena kita masih calon, dan kita juga masih bawa dari anak-anak akademi, untuk saat ini bisa lolos dari grup saja," kata Roberto.

Baca juga: Asprov PSSI DIY Cari Pihak Ketiga untuk Dukung Tes Antigen di Kompetisi Liga 3 2021

Pelatih yang juga pernah aktif bermain untuk PSIM Yogyakarta ini melanjutkan apabila persiapan tim sampai detik ini sudah mencapai 80 persen, dan masih akan ditingkatkan hingga kompetisi dimulai bulan depan.

"Persiapan kita sudah satu bulan, aku pikir sampai saat ini 70-80 persen dari teknik dan fisik," jelasnya.

Adapun Roberto mengemukakan timnya tetap optimis dapat bersaing dengan ketat di Liga 3 DIY dengan kontestan lainnya.

Meskipun status JK United FC merupakan tim yang baru saja dibentuk beberapa bulan silam.

Kalau dari beberapa uji coba kita lihat bisa bersaing di Liga 3.

"Untuk pesaing ada Sleman United karena mereka tim juara kemarin juga, organisasinya bagus juga. Ada persiba bantul dan Mataram Utama yang cukup siap juga," tuturnya.( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved