Breaking News:

Asprov PSSI DIY: Kompetisi Liga 3 2021 Diundur ke Bulan November

Penyelenggaraan kompetisi Liga 3 Indonesia di Provinsi DI Yogyakarta yang semula dijadwalkan bulan Oktober, mundur ke pertengahan bulan November 2021

freepik
Ilustrasi bola 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Penyelenggaraan kompetisi Liga 3 Indonesia di Provinsi DI Yogyakarta yang semula dijadwalkan bulan Oktober, mundur ke pertengahan bulan November 2021.

Menurut Sekretaris Umum Asprov PSSI DIY, Armando Pribadi saat dihubungi Tribun Jogja, Kamis (16/9/2021), bahwa pengunduran jadwal tersebut sebagai upaya federasi memaksimalkan waktu untuk mencari sumber pendanaan dari pihak ketiga.

"Ya waktu pengunduran ini supaya seluruh tim dapat memiliki waktu lebih panjang untuk mempersiapkan timnya. Dan kita bisa lebih banyak menarik sponsor," ujar Armando. 

Baca juga: Tim PKK Kota Magelang Ajak Anggotanya Berperan Langsung dalam Menangani Covid-19

Kemudian putaran provinsi akan dilakukan selama kurang dari bulan hingga akhir Desember 2021.

Dalam satu hari Asprov DIY mengupayakan empat pertandingan berlangsung serentak.

"Jadi targetnya bulan Desember itu selesai, kemudian bulan Januari sudah mulai masuk putaran nasional," ucapnya. 

Selain itu pihak federasi juga perlu mengkaji lebih dalam bagaimana mekanisme penyelenggaraan kompetisi Liga 3 di fase provinsi.

"Ini kita tunggu juga dari pusat bagaimana regulasi yang akan dijalan pada tahun ini. Kami atau Jumat pekan depan kita juga akan ada workshop masalah teknis," paparnya.

Regulasi itu menurut Armando akan menjadi pakem bagaimana ketentuan, syarat dan prosesnya suatu tim lolos ke putaran nasional.

Baca juga: Objek Wisata Tebing Breksi Sleman Resmi Lakukan Uji Coba Buka Terbatas, Ini Syarat untuk Wisatawan

Untuk itu ia berharap jika seluruh tim dapat menunggu regulasi yang akan diturunkan oleh PSSI, supaya dalam pembentukan tim nanti tidak keliru merekrut pemain.

Selanjutnya, peserta Liga 3 di DIY tahun ini berjumlah 20 tim, nantinya kemungkinan dari jumlah itu akan dibagi menjadi dua grup.

"Kalau sebelumnya setiap tim wajib melakukan minimal delapan pertandingan, dan perkiraannya tim yang ikut berjumlah 18, jumlahnya tetap masih ideal," urainya. (tsf) 

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved