Breaking News:

PSS Sleman

Ultimatum Tiga Tuntutan BCS Tak Berbuah Keputusan Apapun, Bupati Sleman Bentuk Tim Mediasi

Tim Mediasi terdiri dari berbagai stakeholder di Kabupaten Sleman dengan pelindung Bupati bersama Wakil Bupati dan Ketua DPRD Sleman.

Tribun Jogja/ Hanif Suryo
Suporter PSS Sleman, Brigata Curva Sud (BCS) saat mendukung tim kebanggannya kontra Persija Jakarta pada ajang Piala Presiden di Stadion Maguwoharjo, Sleman, 15 Maret 2019. 

TRIBUNJOGJA.COM SLEMAN- Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo bersama Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, membentuk tim mediasi sebagai tindak lanjut dari ultimatum soal tiga tuntutan BCS dan Slemania yang sejauh ini tak berbuah keputusan apapun.

Sebagaimana diketahui, pemegang saham mayoritas PT Putra Sleman Sembada (PSS) belum memberikan keputusan untuk memberikan jawaban tegas terhadap tiga tuntutan BCS dan Slemania hingga tenggat waktu yang diberikan, Senin (18/10) pukul 16.00 WIB lalu.

"Sebagai tindak lanjut aksi supporter PSS Sleman Senin malam, Saya dan mas Wabup Danang Maharsa membentuk Tim Mediasi," cuit Kustini Sri Purnomo di akun twitter pribadinya, Selasa (19/10).

Dalam cuitan berikutnya, Kustini menjelaskan bahwa tim ini bertujuan menjalin komunikasi intensif dengan suporter dan manajemen untuk menemukan titik temu antar masing-masing elemen, sehingga dihasilkan solusi yang paling baik.

"Tim Mediasi terdiri dari berbagai stakeholder di Kabupaten Sleman dengan pelindung Bupati bersama Wakil Bupati dan Ketua DPRD Sleman," cuitnya lagi.

Sebelumnya, Senin (18/10), melalui akun twitternya, Kustini menyampaikan 4 poin isi pertemuan yang digelar dengan pemegang saham mayoritas PT Putra Sleman Sembada (PSS).

Pertama yakni Bupati Sleman menegaskan 3 tuntutan suporter dan mereview isi surat Pemkab ke PT Palladium.

Kedua, Agus Projosasmito telah berkomunikasi dengan pemilik saham mayoritas yang lain dan bersepakat untuk menyelesaikan. Namun, belum ada keputusan.

Ketiga, Bupati Sleman menegaskan bahwa PT PSS harus menyelesaikan secara profesional dan keputusan harus segera dikeluarkan karena sudah berlarut-larut.

Terakhir, Agus Projosasmito berkomitmen akan selalu mencari solusi paling baik buat suporter, pemain dan manajemen.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved