Masuk PPKM Level 2, Komisi B DPRD Kota Yogyakarta Ajak Lakukan Promosi Pariwisata di Jawa
Level PPKM di DI Yogyakarta menurun dari level III menjadi level II. Dengan penurunan level tersebut maka pariwisata di Kota Yogyakarta boleh buka
Penulis: Christi Mahatma Wardhani | Editor: Kurniatul Hidayah
Laporan Reporter Tribun Jogja Christi Mahatma Wardhani
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Level PPKM di DI Yogyakarta menurun dari level III menjadi level II. Dengan penurunan level tersebut maka pariwisata di Kota Yogyakarta boleh buka kapasitas 25 persen dengan aplikasi PeduliLindungi.
Ketua Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Yogyakarta, Susanto Dwi Antoro mengatakan penurunan level menjadi angin segar bagi pariwisata Kota Yogyakarta.
Meski dibuka secara terbatas, namun hal itu dapat membangkitkan perekonomian masyarakat.
Baca juga: Atur Sanksi Tipiring, Satpol PP DIY Berharap Raperda Penanggulangan Covid-19 Segera Disahkan
Dengan penurunan level PPKM, ia mendorong agar Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta melakukan promosi, khususnya di Pulau Jawa.
"Kami mengajak BP2KY (Badan Promosi Pariwisata Kota Yogyakarta) untuk melakukan promosi, khususnya di Pulau Jawa. Melakukan promosi sekaligus memberitahu kalau Yogyakarta sudah level II," katanya, Rabu (20/10/2021).
Saat ini, length of stay (lama tinggal) di Kota Yogyakarta adalah 1,3. Angka tersebut sudah lebih baik dari tahun 2020. Dengan penurunan level PPKM menjadi level II, maka pihaknya mendorong agar lama tinggal di Kota Yogyakarta meningkat.
"Informasi dari Dinas Pariwisata untuk September kemarin lama tinggalnya 1,3. Kami harapkan bisa 3, makanya perlu promosi. Disampaikan kondisi Kota Yogyakarta saat ini," sambungnya.
Baca juga: Ini Aturan dan Skema One Gate System untuk Bus Pariwisata yang Akan Masuk ke Kota Yogyakarta
Ia berharap pelaku pariwisata di Kota Yogyakarta dapat memanfaatkan penurunan level PPKM dengan baik.
Pelaku pariwisata diharapkan untuk mematuhi protokol kesehatan secara ketat. Dengan demikian ekonomi masyarakat bisa tumbuh kembali.
Tidak hanya bagi wisatawan, penurunan level PPKM juga bisa digunakan untuk mengundang mahasiswa datang ke Kota Yogyakarta. Apalagi sebentar lagi beberapa universitas melakukan kuliah tatap muka.
"Ini sekaligus untuk mengundang mahasiswa untuk datang ke Yogyakarta. Ada sekitar 200 ribu mahasiswa di Kota Yogyakarta. Tentu saja ini (kedatangan mahasiswa) dapat menghidupkan lagi perekonomian masyarakat," imbuhnya. (maw)