Liga 2
PSIM Yogyakarta 2-0 PSG Pati: Laskar Mataram Akhiri Paceklik Kemenangan, Ini Komentar Seto
Sepasang gol kemenangan Laskar Mataram di laga ini masing-masing dicetak oleh Aditya Putra Dewa melalui eksekusi penalti, dan winger Sugeng Efendi.
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Joko Widiyarso
Sayangnya tembakan Zulham masih sedikit melebar di gawang PSIM yang dijaga Imam Arief.
Sepanjang pertandingan, PSIM tak mau mengendurkan serangan. Dua fullback Beny Wahyudi dan Aditya Putra Dewa turut turun membantu serangan.
Hasilnya jelang turun minum, Sugeng Efendi yang berlari di sisi kiri setelah mendapat operan dapat melepas umpan dengan leluasa ke arah Imam Witoyo.
Namun lagi-lagi, kesempatan emas itu belum dapat dimaksimalkan Imam Witoyo. Hingga akhirnya skor tak berubah 0-0 hingga peluit babak pertama ditiupkan.
Usai turun minum, PSIM langsung mengganti Nanda Nurrandi yang sebelumnya mendapat perawatan di kaki kanannya oleh Arbeta Rockyawan.
Dengan pergantian itu, Seto ingin Laskar Mataram menambah daya gedor di lini depan yang pada babak pertama belum berhasil mencetak angka.
Akan tetapi tempo permainan kedua tim cukup menurun di babak kedua, tidak banyak peluang yang diciptakan hingga akhirnya PSIM mendapat hadiah penalti dari wasit pada menit 60.
Situasi tersebut terjadi saat Sugeng Efendi mencoba menembakan bola namun di sana ada bek PSG Pati, Junda Irawan yang menutup pergerakan bola dengan tangan kirinya.
Aditya Putra Dewa yang menjadi eksekutor penalti PSIM berhasil memanfaatkan penalti itu menjadi gol. Skor pun berubah 1-0 bagi keunggulan PSIM.
Memimpin dengan satu gol PSIM tak mau kecolongan, beberapa pergantian dilakukan. Jodi Kustiawan yang terlihat mengalami kesakitan diganti oleh Sunni Hizbullah, kemudian Imam Witoyo diganti oleh Ken Noveryan.
Sementar PSG Pati juga melakukan hal serupa namun sedikit berbeda dengan menarik satu bek, Junda Irawan diganti dengan pemain yang bertipikal menyerang, Sutan Zico.
Kesempatan akhirnya memang diraih oleh PSG Pati, Zulham Zamrun pada menit 85 mendapat kemelut di depan gawang PSIM, namun Imam Arief yang berdiri tepat mampu mementahkan bola.
Berselang satu menit, PSIM berhasil menambah kedudukan 2-0 lewat sepakan keras dari Sugeng Efendi yang memanfaatkan kesalahan bek PSG yang gagal melakukan sapuan.
Hingga akhir laga, kedudukan 2-0 PSIM tak berubah, dan membuat PSIM mendapat kemenangan perdana di kompetisi Liga 2 2021/2022.
Dengan hasil ini PSIM berhasil mengoleksi total 5 poin di Grup C, dan mulai menjauh dari posisi juru kunci. (TRIBUNJOGJA.COM/ HAN)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/psim-yogyakarta-akhiri-paceklik-kemenangan-seto-nurdiyantoro-soal-hasil-campur-tangan-tuhan.jpg)