Tips Latihan Mencintai Kembali Diri Sendiri Pascavonis Kanker Payudara

Bagaimanakah cara membangkitkan kembali kepercayaan diri serta cara mencintai kembali diri sendiri pascavonis kanker payduara? Simak ulasannya berikut

Tayang:
Penulis: Mona Kriesdinar | Editor: Mona Kriesdinar
pixabay
Ilustrasi kanker payudara 

TRIBUNJOGJA.COM - Tak bisa dipungkiri vonis berupa kanker payudara merupakan hal yang menjadi mimpi buruk bagi setiap perempuan. Bahkan beberapa di antaranya harus rela menjalani pengangkatan payudara. Ini dilakukan untuk mencegah menyebarnya sel-sel kanker yang membahayakan jiwa. Meski begitu, ini bukan keputusan yang mudah.

Banyak konsekuensi yang harus diterima.

Semisal dalam hal psikologis.

Seseorang bisa merasa tak lagi berharga atau merasa 'tidak sempurna'.

Lantaran ia harus menjalani hidup tanpa payudara sebagai wanita sehat pada umumnya.

Bagaimanakah cara membangkitkan kembali kepercayaan diri serta cara mencintai kembali diri sendiri pascavonis kanker payduara? Simak ulasannya berikut ini ;

1. Percaya pada nilai Anda sendiri

Anda sangat berharga dan bernilai, dan tidak ada yang bisa mengambil hal itu dari Anda.

Catat, simpan di dinding, atau atur pengingat di ponsel Anda.

Lakukan apa pun yang perlu Anda lakukan untuk mengingat fakta itu — itu penting untuk fondasi kepercayaan diri Anda.

Semakin Anda fokus pada pernyataan ini sebagai fakta, semakin banyak cinta yang dapat Anda tunjukkan kepada diri sendiri dalam situasi sulit.

2. Renungkan apa yang telah tubuh Anda lalui, dan ucapkan terima kasih

Baik itu kemoterapi , radiasi , operasi, atau semua hal di atas, luangkan waktu sejenak untuk berhenti dan mengenali semua yang telah Anda lalui dan ingatlah betapa kuatnya tubuh Anda.

Sering kali, kita begitu fokus pada pemulihan dan terus bergerak sehingga kita lupa di mana kita berada.

Merefleksikan masa-masa sulit itu akan membantu Anda menemukan penghargaan dan cinta yang lebih besar untuk tubuh Anda.

3. Lihatlah tubuh Anda dengan mata yang penuh kasih

Begitu banyak dari kita bersembunyi dari tubuh kita.

Kita merasa malu dan kita tidak ingin melihat bagian tubuh yang kita lihat sebagai ketidaksempurnaan.

Bagaimana jika Anda melihat tubuh Anda dengan mata yang berbeda — mata yang percaya setiap inci indah dan layak untuk dicintai?

Bayangkan betapa berbedanya perasaan Anda.

Ini tidak hanya membantu melihat kekuatan dari apa yang telah dilalui, tetapi juga membantu memiliki penghargaan yang besar untuk semua penyembuhan.

4. Temukan cara baru untuk terhubung dengan tubuh Anda

Setelah mastektomi dan kemoterapi, tubuh bisa berubah. Untuk waktu yang lama, mungkin seseorang akan merindukan tubuh seperti sebelum kanker.

Cobalah untuk menerima bentuk tubuh baru Anda.

Melalui olahraga, makan sehat, yoga panas, dan banyak lagi, Anda dapat mengembangkan koneksi baru dengan tubuh.

Ya, tubuh memang sudah berubah, tetapi Anda harus menyukainya karena semua yang telah dilaluinya.

Perlahan tapi pasti, koneksi ke tubuh dan perasaan bangga itu kembali.

5. Tantang pikiran negatif Anda

Pikiran bahwa Anda sangat kuat.

Ketika kita merasakan atau memikirkan sesuatu, kita secara bawaan percaya itu benar.

Tapi perasaan bukanlah fakta.

Alih-alih menerima pikiran dan perasaan Anda sebagai kebenaran, berhentilah dan pertanyakan mereka.

Apakah Anda memiliki bukti untuk membenarkan perasaan atau pemikiran ini benar? Jika tidak, itu hanya otak Anda yang memutar cerita.

Semakin Anda mempertanyakan pikiran negatif Anda, semakin mudah untuk memisahkan diri Anda dari mereka.

Ini semua tentang menghadapi perasaan secara langsung dan mengambil kekuatan mereka.

7. Bikin catatan pribadi

Ini adalah praktik yang banyak dipelajari selama perjalanan kanker.

Idenya adalah untuk menulis kepada diri sendiri dari suatu titik di masa depan dengan melihat kembali saat Anda berada.

Bayangkan apa yang ingin Anda dengar dari diri Anda di masa depan dan tulislah kepada diri Anda sendiri sebagai orang ketiga.

Misalnya, “Anna, saya sangat bangga dengan kekuatanmu. Anda telah menjalani pengobatan kanker Anda dengan anggun dan terus membawa sukacita bagi banyak orang lain,”

Fokus pada kebaikan dan tunjukkan pada diri Anda tingkat belas kasih yang sama seperti jika Anda menulis surat kepada teman atau orang yang Anda cintai. Simpan surat-surat ini untuk hari ketika Anda merasa sangat sedih.

Terakhir, Begitu Anda mulai berbicara kepada diri sendiri seperti seorang teman dan menunjukkan cinta kepada diri sendiri, Anda akan menyadari bahwa tubuh, pikiran, dan jiwa Anda jauh lebih menakjubkan daripada yang pernah Anda sadari.

Anda adalah seorang pejuang kanker dan pantas mendapatkan semua cinta diri di dunia. (*/HealthLine)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved