Salma, Bayi dengan Kelainan Jantung asal Sleman Berangkat ke Jakarta untuk Jalani Operasi
Salma Qois Habibah, bayi berusia 2,5 bulan yang menderita kelainan jantung akhirnya dibawa menuju Jakarta.
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Salma Qois Habibah, bayi berusia 2,5 bulan yang menderita kelainan jantung akhirnya dibawa menuju Jakarta.
Buah hati pasangan Sriyanto dan Nyarmi Lestari, warga Umbulharjo, Cangkringan Kabupaten Sleman ini berangkat ke Jakarta untuk menjalani operasi tahap pertama di RS Harapan Kita.
Keberangkatan bayi Salma ke Jakarta bersama istrinya, diakui Sriyanto tanpa persiapan khusus. Hanya doa yang selalu dipanjatkan.
"Kita cuma berdoa, meminta kepada Tuhan, semoga perjalanan selamat sampai Jakarta," katanya, saat berbincang melalui sambungan Video Call bersama Tribun Jogja, Senin (18/10/2021).
Baca juga: Segera Terbang ke Jakarta, Bayi Kelainan Jantung di Sleman Tunggu Hasil PCR
Baca juga: Bayi Kelainan Jantung Bakal Dirawat di Jakarta, Salma Segera Jalani Operasi
Saat berbincang dengan Tribun Jogja, Sriyanto yang berangkat menggunakan kendaraan saudaranya mengaku baru sampai tol Semarang.
Ia mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan bantuan, sehingga anaknya, Salma Qois Habibah, bisa berangkat menjalani operasi di Jakarta.
"Terimakasih, sudah membantu anak saya. Kami tidak bisa membalas dengan apa-apa. Semoga nantinya mendapat balasan dari Tuhan," kata dia.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sleman, Eko Suhargono, mengaku sudah berkoodinasi dengan pihak kantor perwakilan Pemerintah Kabupaten Sleman di Jakarta terkait keberangkatan Salma.
Nantinya, di rumah dinas tersebut, keluarga Salma, akan ditampung sementara selama Salma berobat di Jakarta.
"Kita fasilitasi di kantor perwakilan. Nanti keluarga Salma tinggal sementara waktu di sana," kata dia.
Diketahui, bayi Salma divonis kelainan Jantung dan diharuskan melakukan operasi di Jakarta.
Baca juga: Bupati Sleman Siap Bantu Biaya Pengobatan Bayi Asal Cangkringan yang Alami Kelainan Jantung
Baca juga: Berharap Kesembuhan untuk Salma, Bayi 2 Bulan Menderita Kelainan Jantung
Buah hati dari pasangan Sriyanto dan Nyarmi Lestari yang lahir pada 20 Juli 2021 itu sebenarnya sudah memiliki BPJS kesehatan, namun sebelumnya belum dibawa ke Jakarta karena terkendala biaya operasional.
Beruntung Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo, bersama Dinas Sosial gerak cepat untuk memberikan bantuan.
"Doa dan harapan saya, semoga operasinya sukses dan Salma tumbuh menjadi anak yang sehat dan cerdas," harap Kustini. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/bayi-2-bulan-di-sleman-alami-kelainan-jantung-butuh-uluran-tangan-para-dermawan-untuk-biaya-operasi.jpg)