Breaking News:

PSS Sleman

Deadline Tiga Tuntutan BCS dan Slemania, Siapa yang Bakal Terdepak dari PSS?

Hingga saat ini manajemen PT PSS terkesan mengulur waktu dan tidak mengindahkan tuntutan suporter tersebut.

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Iwan Al Khasni
TRIBUNJOGJA.COM / Bramasto Adhy
Dukungan ribuan suporter PSS Sleman pada laga kontra Madura FC pada babak 8 besar Liga 2 2018 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Selasa (6/11/2018) silam. 

"Jadi saya boleh lapor, bahwa kemarin di kantor saya menerima utusan dari BCS dan Slemania, setelah itu saya bertemu dengan partner saya, Ibu Effy Soenarni Soeharsono," ujar Agus dikutip Tribun Jogja dari video yang diunggah di kanal Youtube Kustini Sri Purnomo.

"Nah saya kan sudah sampaikan ke Ibu Effy, ini tuntutannya saya sudah bertemu suporter karena waktu itu dia saya ajak tapi tidak mau, Ini tuntutannya ada tiga pertama Dejan, kedua anak kamu (Arthur Irawan), karena anak kamu kalau masih main itu ada konflik. Siapapun yang jadi pelatih itu juga nggak enak untuk bersikap obyektif. Berikutnya, Marco. Jadi ada tiga tuntutan," tambahnya.

Lebih lanjut Agus mengatakan, pihaknya sebenarnya mau menuruti tuntutan tersebut dan berkomitmen membangun PSS menjadi lebih baik.

"Namun kami dihadapkan pada kendala seperti ini," ujarnya.

Meski belum dapat memberikan jawaban terkait tuntutan suporter, Agus berujar akan mengurai permasalahan tersebut berdasarkan prioritas.

"Mungkin kalau kita mempunya prioritas, itu yang paling disengiti (dibenci) sama suporter siapa bu? Dejan kah? Marco kah? atau Arthur?," ujar Agus.

"Saya pikir kalau Dejan kita ganti dulu yang prioritas, dan kita mendapatkan pelatih yang obyektif, tentunya dia juga tidak akan memainkan yang namanya Arthur kan bu?," tambahnya.

Lebih lanjut Agus menegaskan bahwa dirinya tidak pernah memerintahkan kepada jajaran manajemen untuk memindahkan homebase PSS keluar dari Sleman sebagaimana yang mencuat beberapa waktu terakhir.

"Kami tidak pernah memerintahkan, memindahkan homebase Sleman (PSS) ke tempat lain. Saya pun kaget, itu apa kok berani-beraninya memindahkan homebase Sleman ke tempat lain. Wah ini nggak sopan, ini kurang ajar," kata Agus.

"Saya berani ajukan ke tuntutan ke pengadilan manapun bahwa saya tidak pernah memerintahkan untuk memindahkan homebase Sleman ke tempat lain, saya janji," tambahnya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved