Breaking News:

HOAKS Kabar Gelombang Panas Melanda Indonesia, Ini Penjelasan Resmi BMKG

Kabar soal gelombang panas beredar melalui pesan berantai dan menyebar melalui layanan pengiriman pesan di sejumlah platform media sosial.

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Muhammad Fatoni
dok.istimewa
Ilustrasi : suhu udara panas 

TRIBUNJOGJA.COM - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memastikan tak ada paparan gelombang panas yang terjadi di wilayah Indonesia saat ini.

Pernyataan tersebut sekaligus menepis terkait kabar yang menyatakan bahwa saat ini wilayah Indonesia dilanda gelombang panas.

Kabar tersebut beredar melalui pesan berantai dan menyebar melalui layanan pengiriman pesan di sejumlah platform media sosial.

BMKG sendiri pun telah memastikan bahwa kabar yang beredar dan menyebar tersebut adalah tidak benar alias hoaks.

Dalam pesan yang menyebar dan beredar viral tersebut, disebutkan suhu pada siang hari mencapai 40 derajat celcius sehingga dianjurkan untuk menghindari minum es atau air dingin.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menanggapi pesan berantai yang beredar diberbagai platform media sosial, dan whatsapp bahwa GELOMBANG PANAS KINI MELANDA NEGARA INDONESIA.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menanggapi pesan berantai yang beredar diberbagai platform media sosial, dan whatsapp bahwa GELOMBANG PANAS KINI MELANDA NEGARA INDONESIA. (Dok.BMKG)

Dilansir laman bmkg.go.id, Plt Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Urip Haryoko, menegaskan indormasi tersebut adalah hoaks.

"Berita yang beredar ini tentu tidak tepat dan tidak benar (HOAX), karena kondisi suhu panas dan terik saat ini tidak bisa dikatakan sebagai gelombang panas," ungkap Urip Haryoko, Jumat (15/10/2021) lalu.

Suhu panas yang terjadi di wilayah Indonesia merupakan fenomena akibat adanya gerak semu matahari yang merupakan suatu siklus yang biasa dan terjadi setiap tahun.

Oleh karena itu, potensi suhu udara panas seperti ini juga dapat berulang pada periode yang sama setiap tahunnya.

BMKG memantau suhu tertinggi siang hari mengalami peningkatan dalam beberapa hari terakhir.

Baca juga: Staklim BMKG Yogyakarta Perkirakan Cuaca Ekstrem di DIY Berpotensi Terjadi di Akhir Bulan Ini

Baca juga: BMKG Staklim Yogyakarta Waspadai Potensi La Nina yang Bisa Berlanjut Hingga Awal 2022

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved