Berita Kesehatan
Hati-hati, Kebiasaan Mengunyah Es Batu Bisa Picu Kerusakan Enamel Gigi
Menurut American Dental Association, mengunyah es batu adalah salah satu kebiasaan yang dapat merusak gigi terutama bagian enamel gigi
TRIBUNJOGJA.COM - Bagi sebagian orang, mengunyah es batu merupakan aktivitas yang sangat menyiksa. Bahkan ketika tak sengaja menggigit es batu pun, akan muncul rasa linu utamanya bagi pemilik gigi sensitif.
Namun begitu, ada juga yang justru suka mengunyah es batu.
Ini bisa memberikan kepuasan dan kenikmatan tersendiri.
Padahal, kebiasaan ini bisa memicu kerusakan lapisan enamel gigi yang berpotensi juga menimbulkan infeksi.
Para ahli mengatakan, sebenarnya ada alasan mengapa timbul keinginan mengunyah es batu.
Jika Anda termasuk yang tak bisa melewatkan aktivitas ini, bisa jadi Anda mengidap Pica, gangguan kesehatan mental yang ditandai dengan mengonsumsi makanan yang tidak dapat dimakan.
Dibutuhkan bantuan dokter kesehatan jiwa untuk mengatasinya.
Efek mengunyah es batu
Menurut American Dental Association, mengunyah es batu adalah salah satu kebiasaan yang dapat merusak gigi.
Mengunyah makanan keras, seperti es batu, dapat merusak enamel gigi.
Enamel gigi merupakan lapisan permukaan pelindung keras yang melindungi gigi dari kerusakan.
"Jika enamel gigi rusak, gigi dan seluruh kebersihan mulut, termasuk gusi akan rentan dan bahkan cenderung lebih banyak infeksi," kata Shahrooz Yazdani, DDS, dari Yazdani Family Dentistry.
American Dental Association menjelaskan, ketika kita membenturkan dua permukaan yang sangat keras, satu permukaan akan pecah.
Es batu akan pecah, namun terkadang gigi menanggung beban kerusakan terbesar.
Selain melukai enamel atau email, mengunyah es batu yang keras berpotensi mematahkan gigi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/bibir-bawah-sering-kegigit-apakah-ada-yang-rindu.jpg)