Breaking News:

Sekretaris BNPB Hadiri Peringatan Hari Risiko Bencana dan Resmikan Taman di Klaten

Sekretaris Utama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Lilik Kurniawan menghadiri langsung Peringatan Hari Pengurangan Risiko Bencana (PHRB)

Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM/ Almurfi Syofyan
Sekretaris Utama BNPB Lilik Kurniawan saat meresmikan taman seusai mengikuti peringatan hari pengurangan resiko bencana di Desa Sawit, Gantiwarno, Klaten, Rabu (13/10/2021). 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Sekretaris Utama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Lilik Kurniawan menghadiri langsung Peringatan Hari Pengurangan Risiko Bencana (PHRB) 2021 di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.

Kegiatan tersebut dipusatkan di aliran Sungai Kongklangan, Desa Sawit, Kecamatan Gantiwarno, Rabu (13/10/2021) sekitar pukul 15.00.

Selain adanya kegiatan PHRB tersebut, pada kesempatan itu Lilik juga meresmikan taman Arif Fuad Hidayah di tepi Sungai Kongklangan itu.

Baca juga: Bupati Klaten Sri Mulyani Meraih Penghargaan APE Tingkat Madya

Arif Fuad Hidayah sendiri merupakan pejuang lingkungan hidup asal Kabupaten Klaten yang wafat beberapa waktu lalu akibat Covid-19.

"Hari ini kita memperingati PHRB Internasional yang jatuh setiap tanggal 13 Oktober. Tapi di Klaten hari ini ada kegiatan yang istimewa yakni juga meresmikan taman Arif Fuad Hidayah," ujarnya saat TribunJogja.com temui di sela-sela kegiatan itu.

Menurutnya, penghargaan berupa pemberian nama taman kepada mendiang Arif Fuad Hidayah karena jasanya kepada lingkungan hidup yang ada di Klaten.

"Mas arif ini sudah banyak berbuat untuk lingkungan, sejak 2016 BNPB membuat program gerakan pengurangan resiko bencana di wilayahnya masing-masing, di Klaten Mas Arif memotori itu," ucapnya.

Sosok Arif Fuad Hidayah sendiri sudah beberapa kali mendapatkan penghargaan di tingkat nasional terkait lingkungan hidup.

Baca juga: Tilap Uang Ganti JJLS Hingga Rp 5 Miliar, Lurah Karangawen Gunungkidul Pakai untuk Bangun Rumah

Sementara itu, Kepala Desa Sawit Maryadi menambahkan jika pihaknya bersama mendiang Arif Fuad Hidayah memang berkomitmen merubah sungai kongklang yang dulunya penuh sampah menjadi bersih.

"Sudah tiga tahun kita bekerja untuk membersihkan sungai ini. Dulunya ini penuh sampah. Saat sungai sudah bersih dan sudah bisa dimanfaatkan," jelasnya.

Nantinya, taman Arif Fuad Hidayah itu juga akan dilengkapi kuliner sehingga menjadi ruang terbuka hijau yang bisa dinikmati oleh warga desa. (Mur)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved