Breaking News:

Tilap Uang Ganti JJLS Hingga Rp 5 Miliar, Lurah Karangawen Gunungkidul Pakai untuk Bangun Rumah

RS (50), Lurah Karangawen, Kapanewon Girisubo, Gunungkidul yang kini non-aktif dan jadi tersangka korupsi uang ganti pembebasan lahan untuk proyek

Penulis: Alexander Aprita | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM/ Alexander Ermando
RS, Lurah Karangawen non-aktif yang jadi tersangka kasus korupsi uang ganti pembebasan lahan proyek JJLS saat jumpa pers di Polres Gunungkidul, Rabu (13/10/2021). 

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - RS (50), Lurah Karangawen, Kapanewon Girisubo, Gunungkidul yang kini non-aktif dan jadi tersangka korupsi uang ganti pembebasan lahan untuk proyek Jalan Jalur Lintas Selatan (JJLS).

Uang itu pun digunakan untuk keperluan pribadi.

Pada wartawan, RS mengatakan uang senilai lebih dari Rp 5,258 miliar tersebut ditilapnya untuk melunasi utang.

Tak hanya itu, uang tersebut juga digunakan untuk membiayai proyek pribadi.

Baca juga: Pemkot Yogyakarta Dorong Pemulihan Ekonomi Lewat Sekati YK Ing Mall 

"Saya gunakan untuk membangun rumah limasan milik sendiri," katanya saat jumpa pers di Mako Polres Gunungkidul, Rabu (13/10/2021).

RS mengaku memiliki banyak utang dari berbagai pihak termasuk bank.

Uang yang seharusnya digunakan untuk membangun kembali aset milik Kalurahan Karangawen itu pun hilang hanya untuk memenuhi kebutuhan pribadinya.

Adapun selama menghilang dan menjadi DPO, ia berada di Kalimantan.

Baru pada 8 September malam, ia datang menyerahkan diri ke Polres Gunungkidul sekaligus mengakui perbuatannya itu.

"Saya tidak melarikan diri, tapi ingin menenangkan diri," ujar RS memberi alasan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved