Breaking News:

Bupati Klaten Sri Mulyani Meraih Penghargaan APE Tingkat Madya

Bupati Klaten Sri Mulyani meraih penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya atau APE. Penghargaan itu diberikan oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan

Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Kurniatul Hidayah
Dok Prokopim Setda Klaten
Bupati Klaten Sri Mulyani saat memegang piala dan piagam APE tingkat Madya, Rabu (13/10/2021). 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Bupati Klaten Sri Mulyani meraih penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya atau APE. 

Penghargaan itu diberikan oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia, I Gusti Ayu Bintang Puspayoga.

Penyerahan penghargaan itu dilakukan secara virtual di Ruang Vicon Bupati Klaten, Rabu (13/10/2021).

Baca juga: Tilap Uang Ganti JJLS Hingga Rp 5 Miliar, Lurah Karangawen Gunungkidul Pakai untuk Bangun Rumah

Penghargaan itu diterima Sri Mulyani karena dinilai berkomitmen serta berdedikasi dalam program pengarusutamaan gender di Kabupaten Klaten.

Bupati Klaten Sri Mulyani menjelaskan, ada beberapa tingkatan dalam penghargaan APE masing-masing Pratama (Pemula), Madya (Pengembang), Utama (Peletakan dasar dan Keberlanjutan) dan tingkat tertinggi adalah Mentor.

"Kabupaten Klaten merupakan salah satu dari 11 Kabupaten di Jawa Tengah yang belum pernah mendapatkan penghargaan APE dan baru pada 13 Oktober 2021 berhasil memperoleh penghargaan APE Tingkat Madya," katanya.

Dijelaskan, Kabupaten Klaten meraih penghargaan APE Tingkat madya karena berkomitmen dalam melaksanakan pembangunan pengarusutamaan gender.

Di tahun 2020 Kabupaten Klaten mengalami banyak kemajuan dalam hal Pengarusutamaan Gender yang dapat dilihat berdasarkan kenaikan pada angka Indeks Pembangunan Gender (IPG) dan Indeks Pemberdayaan Gender (IDG).

Menurut Sri Mulyani, tahun 2019 Indeks Pembangunan Gender (IPG) Kabupaten Klaten berada pada angka 96,04 dan pada tahun 2020 naik menjadi 96,17.

Kemudian untuk Indeks Pemberdayaan Gender (IDG) Kabupaten Klaten pada tahun 2019 berada pada angka 60,25 lalu di tahun 2020 naik menjadi 72,35.

Baca juga: Pemkot Yogyakarta Dorong Pemulihan Ekonomi Lewat Sekati YK Ing Mall 

Lebih lanjut dikatakan, keterwakilan perempuan di DPRD Kabupaten Klaten tahun 2018 sebanyak 3 orang atau  6 % kemudian di tahun 2019 naik menjadi 6 orang atau 18 %. Untuk jumlah ASN perempuan yang menduduki jabatan Eselon II, III, dan IV di Kabupaten Klaen juga mengalami kenaikan.

Ditambahkan, pada tahun 2019 ASN perempuan yang menduduki jabatan Eselon II, III, dan IV kurang lebih sekitar 204 orang, sedangkan tahun 2020 naik menjadi 226 orang.

Dari indikator tersebut dapat dikatakan Kabupaten Klaten cukup layak untuk mendapatkan Penghargaan APE Tingkat Madya, dan untuk selanjutnya akan lebih diupayakan agar Kabupaten Klaten mendapat Penghargaan APE dalam tingkat yang lebih tinggi yaitu APE Tingkat Utama. (Mur)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved