Sport

Pengda Perisai Diri DIY Siap Kembali Gelar Latihan Tatap Muka Setelah Vakum Hampir 2 Tahun

Hampir dua tahun perisai diri di seluruh DIY tidak melakukan pelatihan karena terkendala pandemi Covid-19.

Tayang:
Penulis: Taufiq Syarifudin | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Taufiq Syarifudin
Pengda Perisai Diri DIY seusai melaksanakan sarasehan di kampus APMD, Minggu (10/10/2021). 

TRIBUNJOGJA.COM - Pengurus Daerah (Pengda) Keluarga Silat Nasional (Kelatnas) Indonesia Perisai Diri Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menggelar sarasehan pelatih dan asisten pelatih Perisai Diri se-DIY di kampus APMD, Timoho, Minggu (10/10/2021).

Kegiatan yang digelar sejak pagi hingga sore ini bertujuan sebagai langkah strategis untuk mempersiapkan kembali latihan tatap muka di tiap unit, cabang hingga ranting Perisai Diri di seluruh DIY.

Pasalnya, hampir dua tahun latihan tatap muka Perisai Diri di seluruh DIY tidak bisa digelar karena terkendala pandemi Covid-19.

Bahkan, ujian kenaikan tingkat pun terpaksa diundur karena regulasi dari pemerintah yang tidak mengizinkan untuk menggelar kegiatan yang menimbulkan kerumunan.

Baca juga: Sambil Penelitian Disertasi, Atlet Silat Firdhana Wahyu Putra Siapkan Fisik untuk PON

Selain itu, menurut Ketua Panitia sarasehan, Sudarno, kegiatan ini bertujuan untuk melakukan evaluasi standar para pelatih sekaligus merencanakan proses digitalisasi pelatihan.

"Sekarang sudah level tiga (PPKM), beberapa sekolah uji coba tatap muka juga. Kita menata kembali tempat-tempat sekolah yang mungkin bisa dilanjutkan selama 1 setengah tahun berhenti. Selain pembagian tugas kepada pelatih, ada bebebrapa materi soal standardisasi teknik silat. Jadi memang sebelumnya ada pelatih yang belum mencapai standar, jadi nanti ada tindak lanjut," bebernya saat ditemui Tribunjogja.com, Minggu (10/10/2021).

Sudarno nengemukakan jika sarasehan ini sebagai pengingat bagi para pelatih soal dasar-dasar teknik silat Perisai Diri.

"Materinya simpel dapat dipahami oleh pelatih, tapi terkadang masih ada kesalahan atau belum benar cara melatihnya," katanya.

Selain itu Pengda Perisai Diri DIY juga berencana untuk membuat pelatihan silat secara daring untuk menjangkau para pesilat yang terhambat oleh pandemi Covid-19.

Proses tersebut nantinya akan menggunakan konten yang diunggah ke media YouTube agar bisa ditonton bagi pesilat yang akan melakukan latihan.

"Nah sekarang kita juga bahas soal pengembangannya, sekarang jamannya digitalisasi, karena sudah banyak yang pakai YouTube dan segala macam, jadi kita juga akan tempuh ke arah sana," paparnya.

Baca juga: KONI DI Yogyakarta Serahkan Bantuan Alat ke Tim Pencak Silat dan Kempo

Kemudian, Sudarno menyatakan jika kemungkinan pelatihan tatap muka baru akan diselenggarakan pada awal tahun depan.

Sementara untuk sarasehan serupa, direncanakan akan digelar rutin setiap enam sekali.

"Rencana mulainya latihan itu tahun depan. Tapi untuk pelatih saat ini akan dipraktikkan dalam kurun waktu satu minggu ini. Kalau pas bisa tatap muka, bisa mendekati standar," katanya.

Untuk diketahui kegiatan sarasehan ini dihadiri oleh sebanyak 60 peserta yang merupakan pelatih dan asisten pelatih Perisai Diri se-DIY, dari yang seharusnya sebanyak 107 orang.

"Karena saat ini kita dapat izin dari Satgas Covid-19, kalau maksimal yang mengikuti kegiatan sebanyak 60 orang," tandasnya.( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved