Breaking News:

Bisnis

Layanan 4G XL Axiata Meluas hingga Mentawai, Nias dan Natuna

Total ada 132 titik desa kategori 3T yang berada di tujuh provinsi yang akan dikelola XL Axiata melalui program USO.

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Gaya Lufityanti
istimewa
Seorang warga beraktivitas di dekat infrastruktur jaringan 4G USO yang dikelola XL Axiata di Desa Mekar Jaya, Bunguran Barat, Natuna, Senin (04/10/2021). XL Axiata kembali terpilih sebagai mitra pemerintah untuk mengelola dan menyediakan layanan seluler 4G di 132 desa kategori 3T (terdepan, terluar, dan tertinggal) yang berlokasi di 7 provinsi di Sumatera. Sebagian besar di antaranya berada di pulau-pulau terluar yang perbatasan dengan perairan internasional, termasuk di Mentawai, Nias, dan Natuna. 

TRIBUNJOGJA.COM - PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) terpilih menjadi salah satu operator mitra kerja sama pemerintah dalam program penyediaan layanan seluler 4G di wilayah 3T (terdepan, terluar, dan tertinggal).  

Menurut pengumuman Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (Kemenkominfo) tersebut, program ini merupakan bagian dari realisasi jaringan 4G Universal Service Obligation (USO) yang dikoordinasi oleh Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI).

Bagi XL Axiata, partisipasi dalam program ini merupakan bagian dari komitmen XL Axiata memasuki usia 25 tahun dalam upaya “Membangun Indonesia Digital”.

”Total ada 132 titik desa kategori 3T yang berada di tujuh provinsi yang akan kami kelola melalui program USO ini. Semua titik tersebut berada di area yang benar-benar terpencil, bahkan hampir semuanya berada di perbatasan wilayah NKRI dengan wilayah negara tetangga atau perairan internasional. Karena itu kami merasa terhormat mendapatkan kepercayaan dari pemerintah untuk mengelola jaringan dan layanan 4G di titik-titik terpencil tersebut, karena ini tidak hanya bicara tentang bisnis, tetapi juga menyangkut bagaimana kami terpanggil untuk turut memperkuat kedaulatan wilayah Republik Indonesia,” ujar Direktur Teknologi & Chief Teknologi Officer XL Axiata, I Gede Darmayusa melalui siaran resmi yang diterima Tribunjogja.com.   

Baca juga: Rayakan HUT ke-25, XL Axiata Luncurkan XL SATU - Layanan Konvergensi Pertama di Indonesia

Menurut Gede, dalam program ini, XL Axiata bertugas untuk mengintegrasikan infrastruktur jaringan 4G USO yang disediakan oleh BAKTI dengan jaringan core dan billing milik XL Axiata, termasuk memberikan layanan pelanggan secara end to end.

Penetapan setiap titik lokasi ditetapkan oleh pemerintah.

BAKTI sebagai penanggung jawab penyedia infrastruktur radio dan backhaul sampai ke titik point of integration dengan operator seluler.

Dari daftar titik-titik lokasi jaringan 4G USO yang akan dikelola oleh XL Axiata tersebut, beberapa di antaranya berada di Samudera Hindia seperti Mentawai (Sumatera Barat), Nias (Sumatera Utara), serta Pulau Banyak dan Pulau Aceh (Aceh).

Lalu ada juga Natuna dan Anambas (Kepulauan Riau) yang jauh di Laut Cina Selatan.

Selanjutnya di perairan Selat Malaka ada antara lain Pulau Jemur, Rupat Utama, dan Kepulauan Meranti yang masuk Provinsi Riau.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved