Berita Kesehatan
Perhatikan! Segera Kunjungi Dokter Ginjal Jika Anda Mengalami Beberapa Gejala Ini
Berikut ini merupakan daftar gejala-gejala penyakit ginjal yang perlu diketahui. Segera kunjungi dokter jika Anda mengalaminya
Penulis: Mona Kriesdinar | Editor: Mona Kriesdinar
TRIBUNJOGJA.COM - Diagnosa dini merupakan kunci perawatan dan pengobatan berbagai macam penyakit. Dengan begitu, maka bisa dilakukan pencegahan supaya tidak terjadi perkembangan penyakit yang lebih parah. Sebaliknya, penyakit akan sulit ditangani jika gagal dalam mengenali gejala-gejala awal yang muncul. Dalam arti, penyakit itu baru diobati ketika levelnya sudah kronis.
Begitu pula dengan pengobatan pada penyakit ginjal.
Sebagai informasi, penyakit ginjal kronis berlangsung dalam beberapa tahap. Yakni dari mulai stadium 1 hingga yang terakhir adalah gagal ginjal stadium 5.
Dengan demikian penting artinya untuk mengetahui apakah Anda berisiko terkena penyakit ginjal atau tidak. Kalau pun Anda sudah menderita penyakti ginjal, maka penting diketahui kondisinya, semisal sudah berada di stadium berapa.
Dokter nantinya akan menyesuaikan rencana pengobatan atau perawatan yang sesuai dengan kondisi Anda.
Ada beberapa hal yang bisa dikenali terkait dengan penyakit ginjal. Ini merupakan gejala-gejala yang umum terjadi. Jika beberapa gejala itu muncul, maka sebaiknya jangan menunda lagi untuk mengunjungi dokter.
Ada dua jenis dokter utama yang menangani ginjal, yakni ahli nefrologi dan ahli urologi. Ahli urologi adalah ahli bedah saluran kemih yang dapat mengangkat kanker ginjal, membuka sumbatan di ureter dari batu, atau membantu mengeringkan kandung kemih dengan lebih baik.
Sementara Ahli nefrologi adalah spesialis medis ginjal yang dapat membantu memaksimalkan fungsi ginjal dan mendukungnya dengan cuci darah jika diperlukan.
Gejala-gejala penyakit ginjal kronis
Gejala penyakit ginjal kronis sering terlewatkan pada tahap awal penyakit lantaran dalam banyak kasus, sama sekali tidak terlihat sampai terjadi kerusakan signifikan.
Tidak seperti penyakit ginjal akut, di mana gejala muncul tiba-tiba dan sering reversibel, penyakit ginjal kronis ditandai dengan kerusakan progresif dan permanen selama berbulan-bulan dan bertahun-tahun.
Gejala ginjal kronis berkembang karena ginjal kurang mampu menyaring air dan limbah dari darah.
Akumulasi zat ini dan zat ekskretoris lainnya (seperti asam urat, kalsium, dan albumin) dapat merusak keseimbangan normal asam dan elektrolit dalam tubuh dan mengganggu sirkulasi, tekanan darah, pencernaan, pernapasan, dan bahkan aktivitas otak.
Selain itu, ketika ginjal mulai gagal, mereka akan berhenti memproduksi hormon yang disebut eritropoietin, yang memberi tahu tubuh cara membuat eritrosit (sel darah merah).
Menipisnya sel-sel pembawa oksigen ini disebut sebagai anemia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/ilustrasi-ginjal-0810_2.jpg)