Yogyakarta
DPRD DIY Minta Perguruan Tinggi Segera Gelar Kuliah Tatap Muka Supaya Ekonomi Naik
Pembukaan perkuliahan tatap muka pada perguruan tinggi akan berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Penulis: Miftahul Huda | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Kalangan legislatif yang kini duduk di kursi DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) berharap pemerintah setempat segera membuka perkuliahan tatap muka di perguruan tinggi.
Keinginan itu muncul lantaran penggerak ekonomi di DIY salah satunya konsumsi kebutuhan pokok para mahasiswa.
Wakil Ketua DPRD DIY Huda Tri Yudiana, mengatakan pembukaan perkuliahan tatap muka pada perguruan tinggi akan berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Satu di antara komponen untuk meningkatkan ekonomi itu, dijelaskan olehnya dari bisnis rumah kost, yang apabila perkuliahan tatap muka dimulai tentunya hunian rumah kost akan kembali terisi.
Baca juga: Wacana Kuliah Tatap Muka di Yogyakarta, Mahasiswa Harap Ada Persetujuan Orang Tua
Selain itu, dia optimis mahasiswa juga sangat mudah diatur dalam upaya penerapan protokol kesehatan (prokes).
"Harapan kami perguruan tinggi (PT) pelan-pelan dilakukan tatap muka, bagaimanapun juga pengungkit ekonomi Jogja perguruan tinggi. Kos-kosan dimasukkan prokes untuk mengangkat ekonomi kembali. Dan Mahasiswa lebih mudah diatur daripada anak-anak," katanya, Senin (4/10/2021)
Huda mengklaim terkait syarat vaksinasi sebagai persyaratan untuk belajar tatap muka menurutnya itu sudah memenuhi aspek yang ditentukan.
"Terkait vaksinasi juga sudah cukup memadai, tinggal dilakukan percepatan untuk mereka yang berasal dari luar DIY," ujarnya.
Sementara itu, Ketua Satgas Vaksin DIY Sumadi mengatakan, upaya pembukaan perkuliahan tatap muka terus dilakukan, dengan terus mempercepat vaksinasi Covid-19 untuk mahasiswa.
Menurutnya, Gubernur DIY Sri Sultan HB X juga meminta perguruan tinggi untuk mendata mahasiswa dari luar DIY yang belum mendapat vaksin.
"Kami sementara aman, pak Gubernur sudah menyampaikan kepada pusat untuk selalu ditambah (vaksin) terutama mahasiswa," terang dia.
Ditanya mengenai data mahasiswa yang telah divakisin, maupun yang belum mendapat vaksin, Sumadi masih terus berkoordinasi dengan seluruh perguruan tinggi di DIY.
Baca juga: Sejumlah Perguruan Tinggi Masih Godok Aturan Kuliah Tatap Muka, Percepat Vaksinasi Mahasiswa
"Data pastinya belum, kami minta perguruan tinggi untuk cek. Baahkan kami minta kepada teman-teman BEM Nusantara, tolong kami dibantu," ungkap Sumadi.
Sebagai awalan, Sumadi menuturkan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) telah memulai vaksinasi dengan target sekitar 4 ribu vaksin.
"Mereka sudah siap melaksanakan. UNY Sabtu sudah mulai sekitar 4 ribuan. Kami minta nanti di masing-masing perguruan tinggi dilakukan checking," tuturnya.
Sumadi berharap tidak ada klaster Covid-19 di lingkungan perguruan tinggi jika mereka dibolehkan mengadakan perkuliahan tatap muka.( Tribunjogja.com )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/dprd-diy-dorong-pemerintah-berikan-insentif-hotel-restoran-dan-pelaku-wisata-di-yogyakarta.jpg)