Breaking News:

Gejala Baru Covid-19 yang Patut Diwaspadai. Apakah Itu?

Sakit kepala, batuk, pilek dan demam menjadi gejala umum bagi mereka yang terpapar Covid-19.

Editor: ribut raharjo
Health News
ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM - Sakit kepala, batuk, pilek dan demam menjadi gejala umum bagi mereka yang terpapar Covid-19.

Namun, penyakit yang menyerang saluran pernapasan ini juga bisa mengakibatkan berbagai keluhan lain termasuk nyeri dada.

Mengapa bisa begitu, dan apa yang sebenarnya terjadi dalam tubuh seseorang yang terinfeksi Covid-19?

Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah Primaya Hospital Makassar, dr Bambang Budiono SpJP, FIHA, FAPSIC, FSCAI membenarkan bahwa nyeri dada bisa jadi ada indikasi sakit asam lambung dan serangan jantung, dan juga penyakit baru Covid-19 ini.

Menurut Bambang, ada banyak hal yang bisa menyebabkan pasien mengalami nyeri dada setelah terinfeksi Covid-19.

Pertama, nyeri dada akibat Covid-19 dapat terjadi jika terjadi penyulit seperti radang selaput pembungkus jantung (perikarditis) dan radang otot jantung (miokarditis).

Selaput pembungkus jantung adalah lapisan tipis yang berbentuk kantong dan berfungsi agar jantung tidak berpindah posisi, serta melindungi jantung dari gesekan maupun penyebaran infeksi dari jaringan tubuh lain.

Sementara itu, otot jantung berfungsi sebagai alat pompa darah dari jantung ke organ tubuh yang lain.

Sehingga, ketika perikarditis dan miokraditis ini terjadi, dada pasien akan semakin terasa nyeri karena fungsi pertahanan di luar jantung sedang terganggu akibat inflamasi Covid-19 tersebut.

Serta, aliran darah dari jantung ke organ tubuh lainnya juga akan terganggu.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved