BRI Liga 1 2021

Soal PSS Sleman Pindah Home Base, Marco: Saya Minta Maaf, Super Elja Bakal Tetap di Sleman

Pernyataan tersebut murni keluar secara spontan dan klarifikasi ini memastikan bahwa manajemen tidak ada rencana untuk memindahkan PSS.

Penulis: Taufiq Syarifudin | Editor: Sigit Widya
Dok PSS Sleman
Para Pemain PSS Sleman berfoto bersama di sela sesi latihan, beberapa waktu lalu. 

Ia secara pribadi dan seluruh warga Kabupaten Sleman merasa kecewa mendengar pernyataan itu, apalagi apa yang dilakukan oleh suporter adalah bentuk kecintaan tanpa pamrih yang sangat mengakar kepada Laskar Sembada.

"Soal PSS pindah markas, wajar kalau suporter dan masyarakat Kabupaten Sleman kecewa sekaligus marah. Hubungan antara PSS dan suporter sangatlah erat. Mereka rela tertib membeli tiket resmi ketika PSS bertanding," jelasnya.

Menurut Mbah Bardi, suporter sudah sejak lama melakukan berbagai upaya dan bersikap loyal demi membantu keuangan klub dan hal-hal lain, yang membuat hubungan kedua entitas menjadi berkaitan sangat erat satu sama lain.

"Selama ini, keberadaan suporter membawa PSS Sleman berjalan ke arah yang lebih baik dan profesional. Setiap PSS berlaga, mereka selalu datang memenuhi stadion meskipun harus jauh-jauh ke pulau-pulau lain di Indonesia," katanya.

Tak lupa, Mbah Bardi mengingatkan bahwa suporter PSS merupakan yang diperhitungkan di Tanah Air, bahkan sempat mendapat anugerah sebagai kelompok Ultras terbaik di Asia, mengalahkan suporter serupa di negara tetangga.

Mbah Bardi.
Mbah Bardi. (Dok Pri)

Baca juga: Pernyataan Resmi Manajemen PSS Sleman Tanggapi Kekecewaan Sleman Fans dan Tagar #DejanOut

Mbah Bardi, yang benar-benar menjadi saksi hidup serta konsisten mengawal perjuangan Super Elang Jawa sejak 1995 hingga medio 2005, menyerukan kepada masyarakat Kabupaten Sleman untuk mempertahankan PSS Sleman.

"Saya mengajak seluruh masyarakat untuk mempertahankan supaya PSS tetap di Kabupaten Sleman. Persoalannya tinggal bagaimana masyarakat bersatu, terutama klub-klub lokal selaku pemilik asli, untuk bisa mengambil alih," cetusnya.

Tokoh yang berjasa mengantarkan M Eksan dkk dari Divisi I ke Divisi Utama pada 2000 silam itu berujar, klub-klub lokal selaku pemilik asli bisa mengambil alih hak kepemilikan secara legal supaya PSS menjadi hak publik Bumi Sembada.

"Semangat Sleman Fans harus sama, bahkan melebihi para pendahulu yang mengawal PSS Sleman promosi dari Divisi I ke Divisi Utama. Spirit masyarakat cinta PSS akan menjadi kekuatan yang tidak bisa terkalahkan," pungkas Mbah Bardi.

Tribunjogja.com masih berusaha untuk meminta tanggapan dari suporter terkait klarifikasi Direktur Utama PT Putra Sleman Sembada, Marco Gracia Paulo, soal rencana akan memindahkan home base PSS Sleman. (Tribunjogja)

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved