Mengenal Racun Mematikan Ular Weling Seperti yang Ditemukan di Rak Minimarket di Klaten

Seekor ular weling kedapatan tengah bersembunyi di antara bungkus minuman sachet di sebuah toko modern di Klaten.

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Mona Kriesdinar
Wikimedia Commons
Ular Weling atau disebut juga Malayan Krait. Ular ini memiliki nama ilmiah Bungarus Candidus (Ini bukan foto ular yang ditemukan di minimarket di Klaten) 

TRIBUNJOGJA.COM - Seekor ular weling kedapatan tengah bersembunyi di antara bungkus minuman sachetdi sebuah toko modern di Klaten. Ular tersebut, akhirnya berhasil dievakuasi oleh petugas pemadam kebakaran yang dipanggil ke lokasi temuan ular.

Peristiwa itu terjadi pada hari Kamis (30/9/2021) di sebuah toko modern yang berada di Jalan lintas Klaten-Jatinom, Desa Ngawen, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.

Kepala Satpol PP Klaten, Joko Hendrawan mengatakan ular tersebut diketahui memiliki panjang sekitar 100 sentimeter dengan warna badan hitam bercorak kuning.

"Saat ditemukan ular weling berada dalam tumpukan minuman sachet," ujarnya pada TribunJogja.com, Jumat (1/10/2021).

Menurutnya, jajaran Damkar Klaten menerima informasi dari pelapor bernama Bayu pada Kamis siang sekitar pukul 12.40 WIB.

Pelapor melaporkan jika terdapat seekor ular bersembunyi di tumpukan minuman sachet di toko modern tersebut.

Kemudian, Damkar Klaten diterjunkan ke lokasi untuk melakukan evakuasi agar ular tidak membahayakan pengunjung toko modern tersebut.

Racun Ular Weling

Ular Weling memiliki nama latin Bungarus Candidus. Ular ini dikenal pula dengan sebutan Malayan Krait. Di Indonesia banyak yang menyebutnya dengan nama Ular Weling.

Ular weling termsauk ke dalam spesies ular yang sangat berbisa dan mematikan yang ada di Asia Tenggara.

Bisa ular ini bersifat neurotoksin atau mampu melumpuhkan jaringan saraf.

Gejala yang timbul pada korban gigitan, salah satunya adalah kesulitan bernapas. Tingkat kematian (Untreated Mortality Rate) akibat gigitan weling pada manusia sebesar 60 sampai 70%. Untreated Mortality Rate yaitu kondisi di mana korban tak mendapatkan perawatan kesehatan atau penanganan darurat semisal pemberian serum anti racun.

Secara fisik, ular ini memiliki pola pita silang coklat tua, hitam, atau hitam kebiruan pada tubuh dan ekornya yang menyempit dan membulat di sisi.

Persilangan pertama berlanjut dengan warna gelap kepala. Garis melintang gelap dipisahkan oleh celah putih kekuning-kuningan yang lebar, yang mungkin terlihat dengan warna hitam. Secara ventral, warnanya putih seragam.

Makanan ular weling

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved