Breaking News:

PSS Sleman

Mbah Bardi Kecewa Dengar PSS Sleman Pindah Kandang Jika Pecat Pelatih

Kekecewaan atas statemen Dirut PT PSS, Marco Garcia Paolo juga dirasakan oleh sesepuh PSS Sleman, yang pernah lama duduk manajemen, Subardi atau yang

DOK. Humas Tribun Jogja EO
Tribun Jogja Podcast "Jagongan Wakil Rakyat" bersama Mbah Bardi. 

TRIBUNJOGJA.COM - Kekecewaan atas statemen Dirut PT PSS, Marco Garcia Paolo juga dirasakan oleh sesepuh PSS Sleman, yang pernah lama duduk manajemen, Subardi atau yang dikenal masyarakat dengan sebutan Mbah Bardi.

Ia mengatakan jika bukan hanya dirinya yang kecewa atas ungkapan itu, namun masyarakat Kabupaten Sleman seluruhnya.

"Kalau PSS pindah home base, suporter dan masyarakat Sleman wajar kalau kecewa bahkan marah," katanya saat dihubungi Tribun Jogja, Jumat (1/10/2021).

Baca juga: Polres Bantul Tangkap Penjaga Tempat Hiburan Malam yang Bersenjata Senjata Api Rakitan

Ia melihat bahwa saat ini suporter PSS tumbuh dengan mencintai klub tanpa pamrih, dan tentunya itu tidak dibangun dalam waktu yang sebentar.

Sebagaimana diketahui, hubungan antara PSS dan suporternya sangatlah erat.

Buktinya mulai dari hal kecil untuk membeli tiket resmi ketika pertandingan, alasannya tentu untuk ikut membantu keuangan klub, dan tentu banyak hal-hal lainnya yang membuat kedua entitas ini berkaitan erat satu sama lain.

Selama ini dengan keberadaan suporter, PSS Sleman telah berjalan ke arah yang lebih baik dan profesional.

Setiap pertandingan PSS Sleman, mereka selalu datang memenuhi stadion, meskipun harus datang jauh ke pulau-pulau lain di Indonesia.

Suporter PSS juga merupakan salah satu suporter yang diperhitungkan di Tanah Air.

Merka bahkan sempat mendapat anugerah sebagai kelompok ultras terbaik di Asia, mengalahkan ultras ultras lainnya di negara tetangga.

Baca juga: Buntut Kematian Juru Parkir di Jalan Magelang Sleman, Sekelompok Massa Gelar Aksi Solidaritas

Selanjutnya pria yang menjadi saksi hidup serta pengawal tim berjuluk Super Elang Jawa sejak tahun 1995 hingga medio 2005 itu menyerukan kepada masyarakat Sleman untuk mempertahankan PSS.

"Saya mengajak masyarakat Sleman utk mempertahankan PSS berada di Sleman. Tinggal persoalan nya bagaimana masyarakat bersatu terutama klub-klub lokal selaku pemilih asli untuk bisa mengambil alih hak kepemilikan secara legal dan PSS menjadi hak publik Sleman," kata pria yang pernah turut ikut mengantarkan PSS Sleman promosi ke divisi utama pada tahun 2000.

Mbah Bardi menegaskan jika semangat masyarakat pecinta PSS Sleman harus memiliki semangat yang sama bahkan lebih seperti dahulu ketika PSS Sleman promosi dari Divisi 2 ke Divisi Utama.

"Dan spirit masyarakat cinta PSS itu yang menjadi kekuatan," ujarnya. (tsf)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved