Breaking News:

Kabupaten Kulon Progo

Realisasi Investasi di Kulon Progo pada Triwulan II Tahun 2021 Turun Jadi Rp 358,83 Miliar

Pada tahun ini, realisasi investasi mengalami penurunan dibandingkan 2020 lalu  di periode yang sama sekitar Rp 500 Miliar. 

Penulis: Sri Cahyani Putri | Editor: Gaya Lufityanti
pixabay.com
ilustrasi investasi 

Laporan Tribun Jogja, Sri Cahyani Putri Purwaningsih

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Realisasi investasi di Kabupaten Kulon Progo sampai dengan triwulan II tahun 2021 mencapai Rp 358,83 Miliar.

Pada tahun ini, realisasi investasi mengalami penurunan dibandingkan 2020 lalu  di periode yang sama sekitar Rp 500 Miliar. 

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu (DPMPT) Kabupaten Kulon Progo, Agung Kurniawan mengatakan realisasi investasi di triwulan II tahun 2020 sekitar Rp 500 Miliar dengan total Rp 1,885 Triliun.

Capaian tersebut ditopang oleh penyelesaian konstruksi bandara YIA, pembangunan hotel dan kuliner serta perdagangan dan jasa. 

Baca juga: Ditopang Konsumsi dan Investasi, Ekonomi DI Yogyakarta Tumbuh 11,8 Persen di Masa Pandemi Covid-19

Sedangkan di triwulan II tahun 2021 hanya mencapai Rp 358,83 Miliar. 

"Menurunnya minat investasi di tahun ini disebabkan karena ada beberapa investor menunda proyek investasi," kata Agung, Kamis (30/9/2021). 

Meski menurun, pasca beroperasionalnya Bandara Yogyakarta Internasional Airport (YIA), Temon, Kulon Progo memberikan dampak positif bagi peningkatan peluang dan potensi bagi para investor untuk berinvestasi di Kulon Progo

Sebagai contoh kawasan aetropolis yang dijadikan pusat pertumbuhan ekonomi dengan adanya beberapa area.

Seperti permukiman, area komersil, perkantoran, perindustrian, perhotelan, restoran, pergudangan, pertokoan, pendidikan, fasilitas umum, perdagangan dan jasa lainnya. 

Baca juga: Pertumbuhan Investasi di DIY Melonjak Dibandingkan Tahun Lalu

Namun, realisasi investasi pada 2021 ini kata Agung banyak didominasi oleh sektor pariwisata, perdagangan, industri dan property. 

Selain itu, adanya pembangunan tol Solo-Jogja-Bandara YIA Kulon Progo yang termasuk proyek strategis nasional (PSN) diharapkan menjadi pintu masuk pengembangan industri dan pariwisata.

Serta dapat memberikan kemudahan akses transportasi dan memperlancar mobilitas usaha baik dari sisi orang maupun barang. 

Akses jalan tol dan pengembangan infrastruktur jalan akan mengurangi jarak tempuh bagi produk yang diproduksi di kawasan peruntukkan industri karena dekat dengan fasilitas transportasi udara dan jalan bebas hambatan. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved