Breaking News:

Bisnis

Pertumbuhan Investasi di DIY Melonjak Dibandingkan Tahun Lalu

Rata-rata pertumbuhan investor DIY pada 2021 yakni sebesar 3.900-an investor per bulan dengan rata-rata transaksi per bulan sebesar Rp 5,1 triliun.

Penulis: Santo Ari | Editor: Gaya Lufityanti
Pixabay.com / Gerd Altmann
Ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM - Pandemi COVID-19 ini berdampak terhadap perekonomian, tidak hanya Indonesia, tetapi perekonomian di banyak negara di dunia pun ikut terkena dampaknya.

Namun sisi positifnya kondisi ini menimbulkan kesadaran masyarakat akan perlunya ketahanan finansial, untuk bisa bertahan di situasi ekonomi yang sulit.

Satu di antara cara membangun ketahanan finansial itu adalah dengan berinvestasi, termasuk di pasar modal.

Kepala Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia (BEI) Yogyakarta Irfan Noor Riza menjelaskan di sepanjang tahun 2021, telah terjadi lonjakan aktivitas transaksi yang dipengaruhi tren positif pertumbuhan investor pasar modal.

Baca juga: Cegah Jeratan Pinjaman Online dan Investasi Ilegal, OJK Akan Edukasi Masyarakat DI Yogyakarta

"Kami melihat pertumbuhan jumlah investor tercatat lebih dari 2,4 juta investor saham saja dari jumlah total keseluruhan investor pasar modal yang tercatat sebanyak 5,37 juta investor pasar modal berdasarkan data hingga akhir Mei 2021," jelasnya.

Dari data tersebut, ia mencatat bahwa terjadi peningkatan sebesar 42 persen untuk investor saham dan 38 persen untuk keseluruhan investor pasar modal dibanding dengan 2020 lalu.

Menurutnya, pesatnya pemanfaatan teknologi di masa pandemi ini telah memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan investor di DIY dan sekitarnya selama kurun waktu setahun terakhir ini.

Ia mencatat jumlah investor selama Mei 2021 sebesar 88.066 investor atau terjadi lonjakan 2.764 investor.

Sementara rata-rata pertumbuhan investor DIY pada 2021 yakni sebesar 3.900-an investor per bulan dengan rata-rata transaksi per bulan sebesar Rp 5,1 triliun.

Baca juga: Belanja Pemerintah dan Investasi Harus Dioptimalkan Agar Perekonomian DIY Triwulan II Tetap Tumbuh

Ini meningkat pesat dibandingkan dengan rata-rata pertumbuhan investor DIY di periode yang sama tahun lalu yang hanya mencapai pertumbuhan rata-rata di bawah 1.000 investor per bulannya dengan rata-rata transaksi per bulan sebesar Rp 1,1 Triliun.

"Dari data ini terlihat animo masyarakat di DIY cukup besar untuk berinvestasi di pasar modal. Walau kemungkinan, banyak orang bilang di tengah viralnya beberapa wahana investasi lain semisal investasi kripto dan sebagainya," paparnya.

Dan dengan kondisi ini, pihaknya tetap optimis pertumbuhan pasar modal khususnya di DIY dan sekitarnya akan tetap bertumbuh, seiring dengan perluasan jaringan-jaringan edukasi yang sedang ditumbuhkan kembangkan saat ini.

Pihaknya akan terus berupaya melakukan edukasi agar seluruh masyarakat DIY dapat melek investasi, khususnya  di pasar modal.( Tribunjogja.com

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved