Breaking News:

Mataram Utama FC Bekerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan Untuk Beri Perlindungan Bagi Pemain

Mataram Utama FC serius menatap kompetisi Liga 3 DI Yogyakarta yang dijadwalkan 7 November besok, dengan memberikan jaminan kesehatan kepada pemain,

TRIBUNJOGJA.COM/ Taufiq Syarifudin
Pemain Mataram Utama FC secara simbolis mendapat jaminan BPJS Ketenagakerjaan. 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Mataram Utama FC serius menatap kompetisi Liga 3 DI Yogyakarta yang dijadwalkan 7 November besok, dengan memberikan jaminan kesehatan kepada pemain, pelatih serta ofisial tim dalam bentuk kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan.

Kebijakan itu diambil oleh klub untuk memberikan perlindungan kepada pemain ketika sewaktu-waktu mengalami cedera atau semacamnya.

Keresahan itu berangkat dari banyaknya klub sepak bola di Indonesia yang abai terhadap pemainnya ketika jatuh sakit atau cedera.

Untuk itu Mataram Utama FC mulai hari ini, Kamis (30/9/2021), seluruh penggawa Mataram Utama secara resmi masuk dalam kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Yogyakarta dan mendapat jaminan perlindungan. 

Baca juga: Angka Kematian Pasien Covid-19 Menurun, Puluhan Stok Peti Jenazah di Sleman Masih Tersimpan

Direktur Utama, Mataram Utama FC, Janu Riyanto pemerintah melalui BPJS Ketenagakerjaan mengampu perlindungan atlet yang kemudian dirasa tepat untuk diakses termasuk bagi klub sepakbola. 

“Kami mengutamakan perlindungan bagi pemain, pelatih dan official klub karena seluruhnya adalah aset yang harus dijaga bersama. Kami mencari informasi dan ternyata BPJS Ketenagakerjaan punya program untuk atlet, dan ternyata mengcover hal-hal penting terkait jaminan kecelakaan kerja dan kematian. Ketika pemain cidera sebelum, saat, setelah latihan atau sebelum, saat dan setelah pertandingan maka semua terkover perawatannya dari BPJS Ketenagakerjaan,” kata Janu. 

Di sisi lain, adanya jaminan perlindungan dari BPJS Ketenagakerjaan dirasakan membantu kondisi klub di masa sekarang ini. 

Baca juga: Sebanyak 10 Penambang Pasir Ilegal Terciduk Satpol PP DIY Saat Menggali Pasir di Sungai Opak

Cakupan dari jaminan perlindungan BPJS inincukup baik untuk pemain yang memiliki resiko cedera dalam pertandingan. 

“Kami terbantu lebih tenang ketika terjadi hal yang tidak diinginkan pada pemain, meski jelas hal tersebut kami harap tidak pernah terjadi. Namun, dengan adanya jaminan perlindungan, klub dan pemain tentu bisa merasa lebih tenang dalam beraktivitas,” bebernya. 

Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Yogyakarta, Asri Basir mengapresiasi langkah Mataram Utama FC yang memiliki konsern pada jaminan perlindungan pemain. 

Menurutnya hal itu penting untuk memastikan penanganan terbaik pemain ketika mengalami sesuatu hal seperti kecelakaan kerja. 

“Kami mengapresiasi, ini hal yang baik bagi kami di BPJS Ketenagakerjaan DIY dan harapannya begitu juga dengan Mataram Utama. Dimulai oleh Mataram Utama, mudah-mudahan menginspirasi klub-klub lain di seluruh DIY,” ungkapnya. 

BPJS Ketenagakerjaan menurut Asri memberikan jaminan bagi atlet tidak hanya saat pertandingan, namun juga saat proses berlatih.

“Apabila harus ditangani di rumah sakit yang sudah bekerjasama dengan kami, kami sampaikan sampai berapa rupiah yang dikover, jawabannya adalah unlimited. Jadi jangan khawatir karena saat mengalami kecelakaan kerja entah cidera atau apa, itu menjadi tanggung jawab BPJS Ketenagakerjaan,” tandas dia. (tsf)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved