Bisnis
Ramai Wisatawan, Hotel di DI Yogyakarta Mulai Menggeliat
Okupansi hotel bintang tiga ke atas sudah menyentuh di kisaran 60-70 persen, hotel bintang dua ke bawah di angka 20-30 persen saat weekend.
Penulis: Miftahul Huda | Editor: Gaya Lufityanti
"Semoga okupansi ini terus bertahan sampai selanjutnya. Kita berupaya jangan sampai turun. Ini menambah oksigen kita untuk bertahan. Karena pemerintah sudah tidak mampu lagi membantu kita dan kita ingin mencoba bertahan sendiri," tuturnya.
Kondisi sekarang ini, kata Deddy, memang sudah lebih baik daripada beberapa waktu sebelum level PPKM turun ke level 3 ini.
PHRI DIY juga akan terus berupaya membantu pemerintah daerah untuk bisa terus menurunkan level PPKM di wilayahnya.
Namun pihaknya juga tidak bisa sendiri dalam hal tersebut, menurutnya perlu upaya bersama dari pemerintah dan masyarakat agar turun level bisa segera direalisasikan.
"Kita juga berupaya nantinya untuk berpartisipasi untuk bisa terus menurunkan level. Tapi kan bukan hanya PHRI tapi juga masyarakat, karena level dua itu ditentukan oleh vaksinasi. Sedangkan lansia di DIY itu kan lansia masih rendah," ucapnya.
Baca juga: Ada Kelonggaran Saat PPKM, Pemesanan Kamar Hotel di Sleman Alami Peningkatan
Deddy mengatakan dari Satgas PHRI juga akan terus memberikan edukasi kepada masyarakat khususnya lansia untuk segera melakukan vaksinasi.
"Kami terus dorong masyarakat untuk segera vaksinasi agar kondisi ekonomi DIY untuk pariwisata itu betul-betul bisa baik kembali," terangnya.
Dalam kesempatan ini, Deddy menyampaikan sejumlah evaluasi yang bisa diperhatikan pemerintah atau intansi terkait.
Misalnya terkait dengan penutupan jalan-jalan hingga pemadaman lampu pada malam hari di jam tertentu, ia menilai kebijakan tersebut sudah tidak efektif.
"Sekarang yang paling penting adalah kita menjaga protokol kesehatan yang lebih ketat, disiplin. Itu bukan hanya tanggungjawab pemerintah tapi juga PHRI dan masyarakat," tambahnya.( Tribunjogja.com )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/terdampak-pandemi-50-hotel-dan-restoran-di-di-yogyakarta-mati-sampai-jual-aset.jpg)